Abu Sharif: Penembakan F-16 Israel Ubah Aturan Permainan di Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i51543-abu_sharif_penembakan_f_16_israel_ubah_aturan_permainan_di_kawasan
Wakil Gerakan Jihad Islam Palestina untuk Republik Islam Iran mengatakan, penembakan jet tempur rezim Zionis Israel di Suriah menunjukkan bahwa aturan permainan dan garis merah di kawasan telah berubah.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Feb 14, 2018 00:28 Asia/Jakarta
  • Nasser Abu Sharif, Wakil Gerakan Jihad Islam Palestina untuk RII.
    Nasser Abu Sharif, Wakil Gerakan Jihad Islam Palestina untuk RII.

Wakil Gerakan Jihad Islam Palestina untuk Republik Islam Iran mengatakan, penembakan jet tempur rezim Zionis Israel di Suriah menunjukkan bahwa aturan permainan dan garis merah di kawasan telah berubah.

Nasser Abu Sharif mengatakan hal itu dalam pertemuan ke-23 mengenai "Palestina dan Cakrawala di Masa Depan" yang digelar di Tehran, ibukota Iran, pada hari Selasa (13/2/2018).

Pada hari Sabtu dini hari, 10 Februari 2018, jet-jet tempur rezim Zionis beberapa kali melanggar zona udara Suriah dan membombardir sejumlah target di Provinsi Rif Dimasq di selatan negara ini. Unit Pertahanan Udara Suriah berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur F-16 milik Israel tersebut.

"Penembakan jet tempur Israel merupakan hari bersejarah dan titik balik dalam sejarah Suriah," kata Abu Sharif seperti dikutip IRNA.

Ia lebih lanjut menyinggung sejumlah rezim Arab yang menjalin hubungan mesra dengan rezim penjajah al-Quds.

"Sejumlah negara Arab menempuh jalan yang salah. Alih-alih memusuhi rezim Zionis, mereka justru berusaha menjalin hubungan dengan rezim ini," pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Hamid Reza Dehghani, Kepala Kantor Kementerian Luar Negeri Iran untuk Timur Tengah dan Afrika Utara mengatakan, penghancuran jet tempur rezim Zionis telah mempertanyakan superioritas Angkatan Udara rezim ini.

Menurutnya, dalam internal rezim Zionis juga sedang menderita krisis legitimasi dan identitas.  (RA)