Jet-jet Tempur Saudi Bombardir Kawasan Pemukiman Penduduk
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i5278-jet_jet_tempur_saudi_bombardir_kawasan_pemukiman_penduduk
Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke beberapa wilayah Yaman tanpa memperhatikan korban sipil di negara ini yang semakin meningkat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 03, 2016 05:46 Asia/Jakarta
  • Jet-jet Tempur Saudi Bombardir Kawasan Pemukiman Penduduk

Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke beberapa wilayah Yaman tanpa memperhatikan korban sipil di negara ini yang semakin meningkat.

Menurut jaringan televisi al-Masirah, jet-jet tempur Arab Saudi membombardir beberapa wilayah penduduk pada Sabtu (2/4/2016) termasuk distrik al-Wazi`iyyah di Provinsi Taiz selatan.

Serangan brutal tersebut menimbulkan kerugian besar terhadap warga sipil di wilayah itu.

Pesawat-pesawat pembom rezim Al Saud juga beberapa kali membombardir kawasan penduduk Sirwah di Provinsi Marib. Namun belum ada laporan mengenai korban atau kerugian materi dalam serangan ini.

Sementara itu, Uni Wartawan Yaman dalam sebuah pernyataan menyebutkan, sedikitnya 25 wartawan tewas sejak dimulainya agresi militer koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi ke Yaman.

Menurut jaringan al-Manar, agresi militer Arab Saudi ke Yaman selama setahun ini telah menghancurkan lebih dari 500 rumah sakit. Lebih dari 300 dokter, perawat dan petugas kemanusiaan juga tewas dan terluka dalam invasi militer tersebut.

Dana Anak-anak PBB (UNICEF) dalam laporannya menyebutkan, lebih dari 10.000 anak Yaman tewas di tahun pertama invasi rezim Al Saud ke negara ini disebabkan menderita berbagai penyakit dan kekuarangan obat-obatan.

Menurut UNICEF, saat ini anak-anak Yaman menghadapi resiko akibat kekurangan vaksin dan obat-obatan. Mereka memerlukan bantuan medis segera mungkin, sebab anak-anak tersebut terancam berbagai penyakit menular.

Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang didukung oleh Amerika Serikat sejak Maret 2015 hingga sekarang telah merenggut nyawa ribuan orang dan melukai belasan ribu lainnya.

Invasi militer tersebut juga telah memporak-porandakan infrastruktur penting Yaman dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah. (RA)