Israel Akan Melanjutkan Kebohongan Nuklirnya
-
Situs nuklir Dimona, Israel
Koran Israel Haaretz, menyinggung klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, soal kegiatan nuklir Iran, menulis, Israel akan melanjutkan kebohongan nuklirnya.
Ha'aretz, mengutip Gideon Levy, editor koran tersebut menyebutkan, "Israel melanjutkan kebohongan nuklirnya yang berlangsung selama 60 tahun, dan akan melanjutkan kebohongan tersebut dan sampai sekarang belum mengatakan yang sebenarnya.
Koran Zionis ini menulis, Klaim Israel soal penggunaan medis reaktor "Dimona" adalah penipuan abad ini, karena rezim telah mengupayakan kebijakan nuklir ambigu.
Haaretz juga menegaskan bahwa rezim Zionis belum menandatangani konvensi apapun dan tidak mengizinkan inspeksi oleh organisasi mana pun, dan jika ada seseorang yang mencoba mengekspos kebohongan nuklir Israel, maka dia akan divonis sebagai musuh atau pengkhianat.
Perdana Menteri Zionis, pada Senin malam (30/4/2018), dalam pertunjukan konyol anti-Islam Republik, mengklaim Iran memiliki program rahasia untuk memproduksi senjata nuklir.
Padahal, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah berulang kali mengakui sifat damai kegiatan nuklir Iran.(MZ)