PM Irak Peringatkan Kemungkinan Bangkitnya Daesh
-
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan, pengabaian terhadap kehadiran sisa-sisa kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) di Suriah mungkin akan menyebabkan munculnya kembali kelompok teroris ini.
Hal itu dikatakan al-Abadi dalam wawancara dengan jaringan televisi al-Hadath ketika menyinggung keheranan dunia atas kemenangan Irak dalam menumpas Daesh.
"Kelalaian atas sisa-sisa Daesh di periode pasca kelompok teroris ini bagaikan virus yang dibiarkan di tahap akhir perjuangan untuk membasminya, di mana kemungkinan kelompok teroris tersebut akan terbentuk dan besar kembali," ujarnya.
PM Irak juga menyinggung rumitnya kondisi di Suriah di bawah bayangan perseteruan di antara negara-negara yang mengejar kepentingannya.
"Salah satu penyebab terpenting yang menghalangi kehancuran penuh Daesh adalah perbedaan prioritas negara-negara untuk menumpas kelompok teroris ini dan perbedaan dalam keseriusan negara-negara itu untuk menghadapinya," jelasnya.
Al-Abadi menegaskan pentingnya untuk menumpas Daesh di Suriah hingga ke akar-akarnya.
"Meskipun militer Irak sukses mengontrol perbatasan panjang negara ini dengan Suriah, namun pemerintah Baghdad menghadapi musuh yang ingin memasukkan anasir-anasir teroris ke Irak melalui perbatasan Suriah," pungkasnya.
Pada Desember 2017, PM Irak yang juga Panglima Tertinggi negara ini secara resmi mengumumkan pembebasan penuh seluruh wilayah Irak dari pendudukan Daesh, Namun operasi pembersihan sisa-sisa anggota kelompok teroris ini berlanjut. (RA)