Irak Tangkap Empat Tersangka Pembakar Gudang Kotak Suara
-
Kebakaran di Pusat Terbesar Penyimpanan Kotak-kotak Suara Pemilu Parlemen Irak.
Pengadilan Irak mengeluarkan perintah penangkapan terhadap empat orang termasuk tiga polisi atas tuduhan terlibat dalam pembakaran salah satu pusat penyimpanan kotak-kotak suara hasil pemilu perlemen negara ini.
Seperti dilansir IRNA, televisi Irak pada hari Senin (11/6/2018) mengumumkan bahwa tiga orang tersangka adalah polisi dan seorang lainnya merupakan pegawai Komisi Pemilihan Umum.
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi pada Minggu malam mengatakan, terjadinya kebakaran di salah satu pusat utama penyimpanan kotak-kotak suara di Baghad merupakan konspirasi untuk merusak keamanan dan demokrasi di Irak.
"Kepalan besi menanti menanti orang-orang yang ingin menghancurkan keamanan Irak," tegasnya seperti dilansir IRNA.
PM Irak juga menuntut penyelidikan dan laporan komprehensif tentang penyebab terjadinya insiden tersebut dan pelakunya. Al-Abadi lebih lanjut menekankan pentingnya peningkatan langkah keamanan untuk menjagai pusat-pusat penyimpanan kotak-kotak suara lainnya.

Pusat terbesar penyimpanan kotak-kotak suara dalam pemilu parlemen terbaru Irak di Baghdad terbakar pada Minggu sore. Insiden ini terjadi ketika akan dilakukan penghitungan ulang suara pemilu parlemen pada Rabu mendatang sesuai dengan keputusan parlemen Irak untuk memastikan keakuratan hasil penghitungannya
Parlemen Irak memutuskan untuk menghitung kembali suara hasil pemilu setelah al-Abadi mengabarkan adanya kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pemilu terbaru ini.
Pemilu keempat parlemen Irak digelar pada tanggal 12 Mei secara melalui penghitungan elektronik, namun pemilih juga memasukkan kertas suaranya ke kotak-kotak suara. (RA)