Dimulai, Serangan Koalisi Saudi ke Al-Hudaydah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58590-dimulai_serangan_koalisi_saudi_ke_al_hudaydah
Sementara koalisi agresor Arab hari Rabu (13/6) melancarkan serangan terhadap pelabuhan al-Hudaydah di barat Yaman, Abdrabbuh Mansur Hadi, mantan Presiden Yaman melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab dan bertemu dengan putra mahkota Abu Dhabi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 13, 2018 13:15 Asia/Jakarta
  • Pasukan Yaman
    Pasukan Yaman

Sementara koalisi agresor Arab hari Rabu (13/6) melancarkan serangan terhadap pelabuhan al-Hudaydah di barat Yaman, Abdrabbuh Mansur Hadi, mantan Presiden Yaman melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab dan bertemu dengan putra mahkota Abu Dhabi.

Koalisi Saudi akhirnya memulai serangan besar-besaran ke pelabuhan al-Hudaydah. Selama setahun lalu, Arab Saudi telah berusaha keras untuk menguasai pelabuhan al-Hudaydah. Dampak dari serangan ini membuat semakin memburuknya krisis Yaman.

Pasukan Koalisi Saudi

Pelabuhan al-Hudaydah adalah jalur bantuan ke Yaman, sebuah negara yang menurut Antonio Guterres, Sekjen PBB tengah menghadapi bencana kemanusiaan terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu konsekuensi utama dari serangan ini adalah mengganggu kegiatan pelabuhan al-Hudaydah dan gangguan apa pun dapat memperburuk situasi di Yaman.

Sekarang lebih dari 21 juta orang di Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan dan sekitar 17 juta orang Yaman tidak memiliki akses ke air minum dan perawatan kesehatan. Selain itu, penyakit seperti kolera dan difteri juga menjadi faktor kematian orang-orang Yaman. Mengganggu kegiatan pelabuhan al-Hudaydah akan memperburuk situasi ini.

Di sisi lain, al-Hudaydah adalah sebuah kota besar dengan populasi sekitar tiga juta orang. Serangan luas dan habis-habisan koalisi Saudi ke kota ini bakal menciptakan tragedi kemanusiaan. Sekaitan dengan hal ini, Henrietta Fore, Direktur Eksekutif UNICEF memperingatkan, serangan terhadap kota al-Hudaydah mengancam kehidupan 300 ribu anak-anak yang berada di kota ini dan wilayah sekitarnya.

Menurut Henrietta Fore, dua hari yang lalu saja, tim UNICEF telah mengirim antibiotik, jarum suntik, serum dan peralatan medis ke mitra lokal di al-Hudaydah, tetapi semua itu hanya cukup untuk waktu terbatas, jika situasi keamanan terus memburuk, kemampuan kami tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kota ini.