Oxfam: Setiap Tiga Jam, Seorang Warga Yaman Meninggal
-
Korban Brutalitas Arab Saudi ke Yaman
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Oxfam hari Jumat (26/10) di statemennya menyatakan, setiap tiga jam seorang warga sipil Yaman tewas.
IRIB melaporkan, Oxfam di statemennya meminta Inggris, AS dan negara pendukung Arab Saudi lainnya menghentikan penjualan senjatanya ke Riyadh.
Arab Saudi dengan memborong senjata dari AS dan negara Barat lainnya termasuk Inggris aktif membantai warga tertindas Yaman.
Organisasi internasional dan lembaga HAM sampai saat ini berulang kali meminta negara pendukung Riyadh untuk menghentikan ekspor senjatanya kepada negara ini.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan kondisi kemanusiaan di Yaman sangat tragis.
Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lain melancarkan serangan besar-besaran ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara tetangganya ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya ini sampai kini telah menewaskan lebih dari 14 ribu warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya serta memaksa jutaan warga mengungsi.
Agresi militer Arab Saudi ini juga membuat negara miskin Arab tersebut mengalami kelangkaan bahan makanan dan obat-obatan. (MF)