Bashar Assad: Kesalahan terbesar Eropa, Menjauhi Realitas
-
Presiden Suriah Bashar al Assad dan Delegasi Polandia
Presiden Suriah, Bashar al-Assad Kamis malam (1/11) saat bertemu dengan delegasi Polandia menjelaskan, salah satu kesalahan terbesar negara-negara Eropa adalah menjauhi realita.
Seperti diberitakan IRNA, Assad mengingatkan bahwa memahami realita adalah salah satu langkah terpenting yang mampu membantu sebuah pemerintah untuk menyusun program dan mengambil kebijakan sejati demi kepentingan serta membela bangsa.
bas
Presiden Suriah di pertemuan ini juga menjelaskan perang tujuh tahun yang dipaksakan terhadap bangsa Suriah dan sarananya mulai dari kelompok teroris hingga agresi langsung serta sanksi ekonomi zalim.
Anggota delegasi Polandia di kesempatan tersebut menyatakan, prestasi Suriah di perang melawan kelompok teroris telah mencegah relokasi terorisme ke negara lain termasuk negara-negara Eropa.
Anggota delegasi Polandia juga mengaku optimis Damaskus mampu secara penuh menghapus terorisme.
Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel.
Milite Suriah baru-baru ini dengan bantuan penasehat militer dari Iran dan dukungan Rusia mampu menutup kasus kelompok teroris Daesh di negara ini.
Sementara kelompok teroris lainnya mulai mengalami kekalahan dari pasukan pemerintah Suriah. (MF)