PLTN Bushehr, Rosatom Menekankan Penyelesaian Unit 2 dan 3
-
PLTN Bushehr
Pars Today - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, di Iran selatan, tetap menjadi prioritas kerja sama strategis antara Iran dan Rusia, dan Rosatom telah mengumumkan bahwa terlepas dari tantangan yang ada, unit kedua dan ketiga pembangkit listrik tersebut akan diselesaikan.
Menurut Pars Today, mengutip IRNA, Alexei Likhachev, Direktur Jenderal Perusahaan Rosatom milik negara, menekankan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS pada hari Kamis bahwa pembangunan Unit 2 dan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr akan diselesaikan meskipun terdapat kompleksitas teknis dan kondisi internasional.
Ia menambahkan bahwa Rosatom telah mengembangkan rencana untuk memperkuat keselamatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dan sedang mengejar proyek ini dalam kerangka kerja sama jangka panjang dengan Republik Islam Iran.
Merujuk pada pembicaraan terkait nasib uranium yang diperkaya Iran, Likhachev juga menambahkan: "Indikator dari setiap tindakan terkait uranium yang diperkaya akan ditentukan terutama oleh Republik Islam Iran, dan Moskow akan mengambil pendekatan teknis dan kolaboratif dengan para ilmuwan nuklir Iran."
Dalam konteks yang sama, juru bicara Kremlin juga mengumumkan bahwa Rusia sebelumnya telah mengumumkan kes readiness-nya untuk menerima uranium yang diperkaya Iran, jika kedua pihak setuju. Pernyataan ini dibuat sebagai tanggapan terhadap beberapa laporan media Amerika tentang proposal mengenai transfer cadangan uranium Iran.
Proyek Pengembangan PLTN Bushehr Mencapai Kemajuan 18%
Sementara itu, Wakil Presiden dan Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, mengumumkan selama kunjungan ke proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr bahwa kemajuan fisik kumulatif unit kedua dan ketiga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr telah mencapai 18%. Eslami mengatakan: "Desain, rekayasa, konstruksi peralatan, dan operasi operasional sedang dilakukan secara bersamaan."
Unit kedua dan ketiga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, masing-masing dengan kapasitas menghasilkan 1.057 megawatt listrik, sedang dalam pembangunan, dan penyelesaiannya akan memainkan peran penting dalam memperkuat keamanan energi Iran, pembangunan berkelanjutan, dan penggunaan teknologi nuklir secara damai.(sl)