Puluhan Keluarga ISIS Kabur dari Kamp Al-Hol, Irak Siaga Perbatasan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i185514-puluhan_keluarga_isis_kabur_dari_kamp_al_hol_irak_siaga_perbatasan
ParsToday - Seorang pakar keamanan Irak memperingatkan tentang konsekuensi pelarian ratusan anggota keluarga elemen teroris ISIS dari Kamp Al-Hol, Suriah, dan menyebutnya sebagai ancaman keamanan serius bagi negaranya.
(last modified 2026-02-16T09:53:01+00:00 )
Feb 16, 2026 14:44 Asia/Jakarta
  • Kamp pengungsi Al-Hol, Suriah
    Kamp pengungsi Al-Hol, Suriah

ParsToday - Seorang pakar keamanan Irak memperingatkan tentang konsekuensi pelarian ratusan anggota keluarga elemen teroris ISIS dari Kamp Al-Hol, Suriah, dan menyebutnya sebagai ancaman keamanan serius bagi negaranya.

Melaporkan dari kantor berita Al-Maalumah, IRNA pada Senin, 16 Februari 2026, memberitakan Shabah Al-Ukaili meminta pemerintah dan komandan keamanan Irak untuk meningkatkan tindakan mereka di sepanjang perbatasan Irak-Suriah.

Ia mengatakan pelarian keluarga ISIS dari Kamp Al-Hol merupakan ancaman keamanan langsung dan serius bagi Irak, terutama karena informasi menunjukkan sejumlah besar orang yang melarikan diri memiliki kewarganegaraan Irak dan berhubungan dengan pimpinan terkemuka kelompok teroris ini.

Pakar keamanan Irak ini melanjutkan bahwa operasi pelarian tampaknya terorganisasi dan bukan kebetulan, dan mungkin didukung oleh sel-sel afiliasi ISIS yang beroperasi di dalam kamp serta memanfaatkan celah dan lemahnya tindakan keamanan.

Ia menekankan perlunya memperkuat penempatan militer dan meningkatkan pengawasan di sepanjang jalur perbatasan untuk mencegah setiap upaya infiltrasi, dan mengatakan penanganan masalah ini membutuhkan koordinasi tingkat tinggi antara organisasi keamanan dan intelijen, karena diperkirakan sel-sel tidur kelompok teroris ini di dalam Irak akan aktif kembali.

Menurut laporan Al-Maalumah, sumber-sumber terpercaya Suriah melaporkan bahwa ratusan anggota keluarga ISIS dalam beberapa hari terakhir melarikan diri secara massal dari Kamp Al-Hol dalam kondisi mencurigakan, hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang penyalahgunaan pergerakan ini untuk mengorganisasi ulang teroris.

Kamp Al-Hol yang terletak di Provinsi Al-Hasakah (timur laut Suriah) selama beberapa tahun terakhir berada di bawah pengawasan milisi QSD (sekutu AS). Dahulu 73 ribu orang dari anggota ISIS dan keluarga mereka tinggal di kamp ini, tetapi dalam beberapa tahun terakhir populasi kamp ini menurun. Pada Januari 2026, jumlah penghuni dilaporkan sekitar 24.000 orang .

Kamp ini berbatasan dengan Irak, dan sebagian besar penghuninya adalah istri dan anak-anak anggota kelompok teroris ISIS serta para pendukung kelompok ini. Di kamp ini, warga Irak serta warga negara Barat yang bepergian untuk bergabung dengan kelompok teroris ini juga ditahan.(sl)