Presiden Irak Tekankan Perluasan Hubungan dengan Iran
-
Presiden Irak Barham Salih
Presiden Irak, Barham Salih seraya menekankan hubungan lama dengan Republik Islam Iran menghendaki perluasan hubungan ekonomi dan keamanan dengan Tehran.
"Irak memiliki hubungan kuat dengan Republik Islam Iran dan hubungan ini harus terus diperluas," tulis Barham Salih dalam sebuah artikel yang dirilis media lokal Kurdistan Irak seperti dilansir televisi al-Alam.
Presiden Irak terkait misi pemerintah baru negara ini menilai prioritas empat tahun mendatang pemerintah adalah melakukan reformasi infrastruktur di Irak, perang serius terhadap praktek korupsi, menyelesaikan isu pengangguran, meratifikasi undang-undang pemilu serta perundingan untuk menyelesaikan friksi Arbil-Baghdad.
Barham Salih seraya mengisyaratkan adanya beragam kendala nasional seperti krisis air, kontrol perbatasan, mengatur kegiatan bisnis dan pariwisata religi meminta negara-negara tetangga mencapai kesepahaman untuk meraih kesepakatan komprehensif dengan Irak.
Parlemen Irak 2 Oktober 2018 memilih Barham Salih sebagai presiden baru negara ini. (MF)