Respon Langkah Ketiga Iran, Netanyahu mulai Membual
-
Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu saat merespon keputusan Republik Islam Iran memulai langkah ketiga penurunan kepatuhannya di JCPOA, menuntut represi terhadap Tehran.
Seperti dilaporkan IRNA, Benjamin Netanyahu Kamis (05/09) sebelum bertolak ke Inggris mengatakan, kini bukan saatnya berunding dengan Iran, tapi saatnya untuk menekan Tehran.
"Selama kunjungan ke London Saya akan bertemu dengan PM Boris Johnson dan Menteri Pertahanan AS Mark Esper serta membicarakan berbagai masalah penting bagi Israel," papar Netanyahu.
Presiden Iran Hassan Rouhani Rabu (04/09) malam mengkonfirmasi dimulainya langkah ketiga penurunan kepatuhan Iran di kesepakan nuklir mulai hari Jumat (06/09).
"Organisasi Energi Atom Iran harus melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan di bidang riset dan pengembangan teknologi nuklir," kata Rouhani.
Amerika Serikat pada 8 Mei 2018 secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir Iran dengan kelompok 5+1 yang ditandatangani tahun 2015.
Dalam hal ini, Republik Islam Iran setelah satu tahun bersabar dan ketika harapannya tidak terpenuhi mengumumkan menurunkan sejumlah komitmennya berbdasarkan JCPOA.
Iran sampai saat ini telah mengambil dua langkah yang mencakup peningkatan pesentasi pengayaan uranium dari 3,6 persen dan meningkatkan cadangan uranium yang diperkaya. (MF)