Ansarullah Mereaksi Pengiriman Pasukan AS ke Saudi
-
Mohammed Ali Al Houthi
Anggota Dewan Tinggi Politik Ansarullah Yaman mereaksi pengiriman pasukan tambahan Amerika Serikat ke Arab Saudi dan mengatakan, pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan oleh 14.000 tentara, tetap tidak akan bisa diselesaikan meski oleh pasukan yang lebih banyak.
IRNA (12/10/2019) melaporkan, Mohammed Ali Al Houthi, Jumat (11/10) malam di laman Twitternya menulis, pemerintah Amerika lebih baik menyusun program hidup rukun berdampingan, setara dan demokratis, daripada mengirim ribuan tentara ke Timur Tengah dan menyusun rencana perang serta pertumpahan darah untuk sekutunya.
Mohammed Ali Al Houthi menambahkan, Amerika selalu mengaku ingin menyebarluaskan kemanusiaan, tapi pada kenyataannya negara itu membantu sekutu-sekutunya menciptakan krisis kemanusiaan paling buruk di Yaman.
Ia menegaskan, pemerintah Amerika lebih baik memberi kejutan kepada masyarakat dunia dengan mengubah kebijakan permusuhannya yang tidak menghasilkan apapun kecuali kehancuran, dan rakyat Amerika harus tahu bahwa pemerintahnya tidak pernah diuntungkan dari perang di Vietnam, Irak dan Yaman.
Menurut anggota Dewan Tinggi Politik Ansarullah, rakyat Yaman tidak takut pada tentara, senjata dan pemimpin Amerika, juga penambahan jumlah pasukan Amerika di Saudi, berlanjutnya perang di Yaman akan merugikan Amerika sendiri. (HS)