Militer Zionis Gempur Sebuah Rumah di Rafah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i75591-militer_zionis_gempur_sebuah_rumah_di_rafah
Militer rezim Zionis Israel melancarkan serangan udara ke sebuah rumah di kota Rafah, selatan Jalur Gaza, Rabu, 13 November 2019.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 13, 2019 16:44 Asia/Jakarta

Militer rezim Zionis Israel melancarkan serangan udara ke sebuah rumah di kota Rafah, selatan Jalur Gaza, Rabu, 13 November 2019.

Sayap militer Jihad Islam Palestina, Brigade al-Quds  pada hari Rabu mengumumkan bahwa Komandan pasukan Jihad Islam Palestina di pusat Gaza, Khaled Moawad Faraj gugur syahid dalam serangan udara militer rezim Zionis.

Militer rezim Zionis pada hari Selasa dini hari juga membombardir rumah seorang komandan militer Jihad Islam Palestina, Baha Abu al-Ata di Shajaeya.

Serangan di Gaza timur tersebut menyebabkan Baha Abu al-Ata dan istrinya gugur syahid dan tiga lainnya termasuk dua anak-anak terluka.

Menanggapi serangan keji itu, kelompok-kelompok perlawanan Palestina melancarkan operasi rudal berskala besar menargetkan Tel Aviv, Haifa dan distrik Zionis di sekitar Gaza.

Kelompok-kelompok perlawanan Palestina dalam pernyataan terpisah menyatakan bahwa rezim Zionis harus bertanggung jawab atas pembunuhan Abu Al-Ata, dan kejahatan mereka tidak akan dibiarkan begitu saja.

Brigade al-Quds dalam pernyataan bersama dengan Kataeb al-Mujahidin pada hari Rabu mengumumkan, kota Ashkelon dan Sderot telah dihantam 20 rudal sebagai balasan terhadap Israel.

"Hari ini, Rabu, Brigade al-Quds dan Kataeb al-Mujahidin menembakkan 20 rudal ke dua kota Zionis. Rudal-rudal itu tepat mengenai sasaran, namun sebagaimana biasanya, Israel tidak mempublikasikan kerugian dan korban jiwa serangan tersebut," kata pernyataan itu.

Jihad Islam Palestina mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal ke Ashkelon dan Sderot, dan menyebutnya sebagai balasan atas teror terhadap Baha Abu Al Ata, dan upaya teror atas Akram Al Ajouri di Damaskus serta berbagai kejahatan Israel.

Pada hari Selasa,  jet-jet tempur Israel membombardir Gaza dan menyebabkan 16 warga Palestina termasuk Baha Abu Al Ata gugur syahid. Puluhan orang juga terlukan dalam serangan terbaru Israel ke Gaza. (RA)