Israel Khawatirkan Peningkatan Protes Internasional
Rezim Zionis Israel mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya protes internasional terhadap Tel Aviv disebabkan penentangan terhadap perencanaan kompromi usulan Perancis.
Sumber-sumber Zionis khawatir jika rencana solusi atas isu Palestina diajukan ke PBB oleh Perancis dan banyak negara lainnya kemudian disahkan sebuah resolusi untuk pembentukan negara independen Palestina di perbatasan tahun 1976.
Kekhawatiran itu muncul setelah penolakan Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis terhadap perencanaan yang diusulkan Perancis untuk melanjutkan perundingan kompromi.
Sumber-sumber Zionis juga mengakui bahwa Israel merupakan penyebab utama kelanjutan konflik dengan Palestina. Demikian dilansir Palestine al-Yawm.
Sementara itu, Mustafa al-Barghouti, Sekretaris Jenderal Gerakan Inisiatif Nasional Palestina dalam pernyataan terbaru menyinggung penentangan rezim Zionis terhadap penyelenggaraan konferensi perdamaian internasional di Paris.
Ia mengatakan, penentangan ini berarti kehancuran proses perdamaian dan mencerminkan tidak adanya harapan terhadap opsi perundingan dengan Israel.
Sebelumnya, Jean-Marc Ayrault, Menteri Luar Negeri Perancis mengusulkan diselenggarakanya sebuah pertemuan di Paris yang diikuti para menteri dari 20 negara tanpa kehadiran perwakilan dari Palestina dan Israel.
Pertemuan tersebut sebagai upaya untuk kelanjutan proses perundingan damai Timur Tengah. (RA)