Al Jazeera: Tujuan Sanksi Baru AS, Pisahkan Suriah dari Iran
Jun 18, 2020 14:46 Asia/Jakarta
-
rakyat Suriah
Stasiun televisi Al Jazeera mengutip sejumlah analis militer Barat, mengulas undang-undang Caesar Act yang diterapkan Amerika Serikat terhadap pemerintah Suriah, dan menegaskan bahwa tujuan penerapan aturan ini untuk melemahkan koalisi Damaskus-Tehran.
Fars News (18/6/2020) melaporkan, setelah enam tahun dibahas oleh Kongres Amerika, Presiden Amerika, Donald Trump, dan mantan presiden Barack Obama, akhirnya Caesar Act diberlakukan atas pemerintah Suriah hari Rabu (17/6).
Menurut Al Jazeera, saat menandatangani Caesar Act, Trump mengaku tujuan penerapan aturan ini di Suriah adalah untuk membantu warga sipil negara itu, akan tetapi yang terpenting adalah kesepakatan dua partai politik Amerika atas masalah ini.
Berdasarkan undang-undang Caesar Act, pemerintah, perusahaan atau individu yang secara langsung maupun tidak langsung baik di bidang militer atau ekonomi, bekerjasama dengan pemerintah Suriah, masuk ke dalam daftar sanksi. Di hari pertama penerapan aturan ini, 24 individu dan lembaga yang membantu pemerintah Suriah merekonstruksi negaranya, dijatuhi sanksi.
Al Jazeera menegaskan, dengan menerapkan Caesar Act, Amerika menyasar dua target, pertama, memisahkan Suriah dari Iran, yang dianggap akan membawa keuntungan besar bagi Washington, dan kedua, menumbangkan pemerintah Suriah. (HS)
Tags