Kuwait Bantah Dukung Langkah Normalisasi Hubungan UEA-Israel
-
Hubungan diplomatik UEA dan Israel
Penasihat Emir Kuwait membantah dukungan negaranya terhadap langkah Uni Emirat Arab melakukan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.
Penasihat Emir Kuwait membantah dukungan negaranya terhadap normalisasi hubungan antara UEA dan rezim Zionis.
Menurut situs Gulf Online, Abdullah al-Ma'tuq, penasihat Emir Kuwait membantah pernyataan Asosiasi untuk Penguatan Perdamaian Komunitas Muslim tentang dukungan Kuwait terhadap normalisasi hubungan antara UEA dan rezim Zionis.
Al-Ma'tuq menambahkan bahwa putaran ke-10 pertemuan Asosiasi untuk Penguatan Perdamaian dalam Komunitas Muslim, yang diadakan hari Sabtu, 15 Agustus 2020 di Abu Dhabi, UEA, menegaskan kembali komitmen Kuwait dalam mendukung Palestina.
Setelah bertahun-tahun menjalin hubungan rahasia antara Uni Emirat Arab dan rezim Zionis, Abu Dhabi akhirnya mengumumkan hubungan diplomatik resmi dengan Tel Aviv.
Pengumuman ini diambil tidak lama setelah Presiden AS Donald Trump pada Kamis (13/8/2020) mengumumkan perjanjian dibukanya hubungan diplomatik antara Abu Dhabi dengan Tel Aviv.
Langkah pemerintah UEA untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis telah memicu kecaman dari banyak negara Muslim dan kelompok perlawanan Palestina.(PH)