Irak Sebut Sanksi AS terhadap al-Fayyadh, tidak Dapat Diterima
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i89202-irak_sebut_sanksi_as_terhadap_al_fayyadh_tidak_dapat_diterima
Kementerian Luar Negeri Irak, menganggap keputusan pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap ketua Gerakan Hashd al-Shaabi, tidak dapat diterima.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 09, 2021 17:24 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi bendera Irak.
    Ilustrasi bendera Irak.

Kementerian Luar Negeri Irak, menganggap keputusan pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap ketua Gerakan Hashd al-Shaabi, tidak dapat diterima.

Kemenlu Irak, seperti dilansir IRNA, Sabtu (9/1/2021) dalam sebuah statemen, menyatakan terkejut atas keputusan Departemen Keuangan AS terhadap Falih al-Fayyadh, ketua Gerakan Hashd al-Shaabi.

"Ini adalah keputusan yang tidak terduga dan tidak dapat diterima," tegasnya.

"Pemerintah Baghdad akan menindaklanjuti keputusan Departemen Keuangan AS yang menargetkan para tokoh Irak, dalam kontaknya dengan pemerintahan baru Washington," kata pernyataan tersebut.

Biro Kontrol Aset Asing Departemen Keuangan AS pada Jumat kemarin, memasukkan nama Falih al-Fayyadh, ketua Gerakan Hashd al-Shaabi dalam daftar sanksi.

Al-Fayyadh berulang kali menyerukan penarikan pasukan asing yang dipimpin oleh pasukan AS dari Irak, sesuai dengan keputusan parlemen. (RM)