Ketua Gerakan Hashd al-Shaabi Irak tidak Gentar dengan Sanksi AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i89252-ketua_gerakan_hashd_al_shaabi_irak_tidak_gentar_dengan_sanksi_as
Ketua Gerakan Hashd al-Shaabi Irak, Falih al-Fayyadh menganggap penilaian dan sanksi musuh tidak penting, dan hal yang penting adalah berkorban untuk tanah air.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 11, 2021 08:23 Asia/Jakarta
  • Falih al-Fayyadh berpidato pada acara peringatan haul Syahid Soleimani dan Abu Mahdi di kota Kirkuk.
    Falih al-Fayyadh berpidato pada acara peringatan haul Syahid Soleimani dan Abu Mahdi di kota Kirkuk.

Ketua Gerakan Hashd al-Shaabi Irak, Falih al-Fayyadh menganggap penilaian dan sanksi musuh tidak penting, dan hal yang penting adalah berkorban untuk tanah air.

Hal itu disampaikan al-Fayyadh di kota Kirkuk, pada acara peringatan haul untuk mengenang para komandan poros perlawanan yang gugur syahid.

"Kehadiran Hashd al-Shaabi untuk menjawab panggilan negara pada masa perang melawan Daesh. Sekarang kami bersama pasukan keamanan lainnya berusaha membangun negara yang layak bagi rakyat Irak dan pengorbanan para syuhada," tegasnya seperti dikutip Farsnews.

Al-Fayyadh kembali meminta pasukan AS keluar dari Irak sesuai dengan keputusan parlemen. Kedaulatan dan stabilitas nasional Irak hanya bisa dicapai dengan mengusir penjajah.

Biro Kontrol Aset Asing Departemen Keuangan AS pada Jumat lalu, memasukkan nama Falih al-Fayyadh, dalam daftar sanksinya.

Setelah militer AS meneror Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis di Baghdad pada 3 Januari 2020, parlemen Irak memutuskan untuk mengusir semua pasukan asing dari negara tersebut. (RM)