Kuwait: Batas Waktu Perundingan Yaman Tidak dapat Ditentukan
Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait mengatakan, batas waktu untuk perundingan damai Yaman tidak bisa ditentukan.
Khaled al-Jarallah mengatakan hal itu dalam pernyataannya pada Minggu (15/5/2016) ketika menyinggung pencapaian hasil positif dari perundingan damai Yaman yang digelar di Kuwait.
"Batas waktu untuk perundingan ini tidak dapat ditentukan," kata al-Jarallah kepada wartawan seperti ditulis kantor berita Kuwait (KUNA).
Ia menekankan pentingnya solusi atas krisis Yaman dan diakhirinya persoalan yang dihadapi oleh rakyat negara ini.
Wamenlu Kuwait juga menyatakan harapan atas masa depan negosiasi damai Yaman.
Al-Jarallah mengatakan, Kuwait yakin perundingan ini akan mencapai hasil positif dan mengakhiri konflik beberapa tahun di Yaman.
Babak baru perundingan damai Yaman telah dimulai pada tanggal 21 April dengan partisipasi perwakilan Gerakan Rakyat Yaman Ansarullah, perwakilan Ali Abdullah Saleh, Ketua Partai Nasional Yaman dan delegasi Riyadh. Negosiasi yang digelar di Kuwait itu berlangsung hingga sekarang.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015, telah merenggut nyawa sedikitnya 7.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya.
Serangan tersebut juga telah memporak-porandakan infrastruktur penting Yaman termasuk rumah sakit, sekolah, bandara, pabrik, pelabuhan dan fasilitas publik lainnya. (RA)