Sanksi Finansial AS tak Bisa Patahkan Perlawanan Hizbullah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i9304-sanksi_finansial_as_tak_bisa_patahkan_perlawanan_hizbullah
Anggota Parlemen Lebanon mengatakan, tekanan-tekanan finansial Amerika Serikat tidak akan mampu merubah strategi dan jalan perjuangan Hizbullah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 17, 2016 14:36 Asia/Jakarta
  • Sanksi Finansial AS tak Bisa Patahkan Perlawanan Hizbullah

Anggota Parlemen Lebanon mengatakan, tekanan-tekanan finansial Amerika Serikat tidak akan mampu merubah strategi dan jalan perjuangan Hizbullah.

Di saat tekanan Amerika dan Arab Saudi terhadap Hizbullah semakin kuat, Asosiasi Bank-bank Lebanon baru-baru ini mengumumkan penjatuhan sanksi finansial atas Hizbullah.

Surat kabar Al Hayat, London, Selasa (17/5) melaporkan, Ali Fayadh, salah satu anggota Parlemen Lebanon, menganggap sanksi-sanksi finansial Asosiasi Bank-bank Lebanon terhadap Hizbullah justru akan merugikan stabilitas dan keamanan Lebanon sendiri.

Ia mengatakan, dilakukannya tekanan finansial atas Hizbullah dan para pendukungnya oleh Amerika, untuk merubah strategi jihad dan semangat nasionalisme Hizbullah, adalah pemikiran keliru.

Ali Fayadh juga menyinggung kesyahidan Mustafa Badreddine, salah satu komandan Hizbullah di Suriah.

Sementara itu, Alice Chabtini, Menteri Imigrasi Lebanon menilai penjatuhan sanksi finansial atas Hizbullah akan melemahkan kedaulatan moneter negara ini.

Ia memperingatkan kemungkinan jatuhnya kembali pemerintahan Lebanon akibat sanksi tersebut.

Baru-baru ini, Asosiasi Bank-bank Lebanon yang sejalan dengan kebijakan Amerika dan Saudi, mendukung langkah Bank Sentral Lebanon untuk menjatuhkan sanksi terhadap Hizbullah dan mengklaim bahwa keputusan tersebut menguntungkan Lebanon. (HS)