Reaksi Serangan Drone dan Rudal Yaman ke Saudi, Inggris Salahkan Iran
-
Rudal Yaman
Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengklaim Iran memfasilitasi serangan gerakan Ansarullah Yaman terhadap Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab Minggu (5/9/2021) malam menuduh Iran memasok persnejataan gerakan Ansarullah Yaman dalam serangan terhadap Arab Saudi.
"Inggris mengutuk serangan rudal balistik terhadap Arab Saudi tadi malam," cuit Menlu Inggris.
Pejabat Inggris ini mengecam serangan balasan Yaman terhadap Saudi, tapi tidak menyinggung sama sekali invasi tujuh tahun koalisi Saudi di Yaman, yang menewaskan ribuan orang.
Selain AS, Inggris menjadi pendukung utama Arab Saudi dalam perang selama beberapa tahun terakhir melawan Yaman, dan London telah menjadi sumber utama pemasok senjata bagi Riyadh.
Seorang juru bicara koalisi Saudi Minggu pagi mengatakan beberapa rudal balistik telah ditembakkan oleh pasukan Yaman ke wilayah selatan dan timur Arab Saudi.
Setelah itu, Yahya Saree, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman berbicara pada konferensi pers tentang operasi ekstensif militer dan komite rakyat Yaman yang menembus sejumlah target di Arab Saudi.
Operasi tersebut menargetkan fasilitas minyak Aramco di Ras al-Tanura di daerah Al-Dammam dengan delapan UAV Samad 3 dan rudal balistik Zulfiqar.
Selain itu, fasilitas Aramco di Jeddah, Jazan dan Najran menjadi sasaran lima rudal balistik tipe Badr dan dua UAV Samad 3.(PH)