Uni Eropa: Kami Capai Titik Temu di Perundingan Wina
https://parstoday.ir/id/news/world-i111258-uni_eropa_kami_capai_titik_temu_di_perundingan_wina
Wakil Uni Eropa di Perundingan Wina mengatakan, putaran ketujuh perundingan ini berlangsung rasional dan mengejar target khusus pada tiga tahap. Menurutnya, sekarang sudah tercipta sebuah prinsip bersama untuk melanjutkan kerja.
(last modified 2026-03-05T07:47:08+00:00 )
Des 18, 2021 16:21 Asia/Jakarta
  • Enrique Mora, Wakil Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa
    Enrique Mora, Wakil Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa

Wakil Uni Eropa di Perundingan Wina mengatakan, putaran ketujuh perundingan ini berlangsung rasional dan mengejar target khusus pada tiga tahap. Menurutnya, sekarang sudah tercipta sebuah prinsip bersama untuk melanjutkan kerja.

Wakil Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa yang juga Koordinator Komisi Bersama JCPOA, Enrique Mora, Sabtu (18/12/2021) di akun Twitternya menulis, "Putaran ketujuh Perundingan Wina rasional, dan memiliki tujuan khusus dalam tiga tahap, yaitu masuknya delegasi baru Iran yang relatif lengkap dari sisi prosedur ke perundingan, dialog tentang ide-ide baru potensial pemerintah baru Iran, dan melihat apakah delegasi lain menganggap setiap ide pada muatan asli itu merupakan dasar yang sudah diterima untuk kesimpulan final Perundingan Wina atau tidak."
 
Ia menambahkan, "Putaran ke 7,5 (menyinggung jeda dalam perundingan putaran ketujuh) terkait dengan kewajiban ketiga, dan ini merupakan yang paling sulit. Jika tidak membahas kewajiban tersebut, maka putaran ketujuh akan cacat."
 
Mora menegaskan, "Sekarang kami memiliki sebuah prinsip bersama yang dalam bab pencabutan sanksi logika internalnya sedikit berbeda, dan itu bukan masalah penting. Saya berharap hal ini jelas mengapa putaran berikutnya menjadi putaran kedelapan."
 
Sehubungan dengan ini, seorang wartawan rezim Zionis Israel, Barak Ravid mengomentari cuitan Mora dan mengatakan, "Dengan demikian jelas bahwa Anda secara asasi menerima bahwa tuntutan Iran mengubah struktur perundingan." (HS)