Pimpin DK-PBB, Tiongkok akan Tegakkan Otoritas PBB
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i189268-pimpin_dk_pbb_tiongkok_akan_tegakkan_otoritas_pbb
Pars Today – Tiongkok Memegang Kursi Kepresidenan Dewan Keamanan Perwakilan Tiongkok di PBB, seraya mengumumkan dimulainya masa kepresidenannya, menjabarkan prioritas-prioritas Beijing.
(last modified 2026-05-02T06:55:18+00:00 )
May 02, 2026 13:20 Asia/Jakarta
  • Dewan Keamanan PBB
    Dewan Keamanan PBB

Pars Today – Tiongkok Memegang Kursi Kepresidenan Dewan Keamanan Perwakilan Tiongkok di PBB, seraya mengumumkan dimulainya masa kepresidenannya, menjabarkan prioritas-prioritas Beijing.

Seperti dilaporkan Klub Jurnalis Muda (YJC); Tiongkok pada hari Jumat (1/5/2026) secara resmi memegang kursi kepresidenan bergilir Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei.

 

Fu Cong, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB dan Presiden Dewan Keamanan saat ini, dalam sebuah konferensi pers mengatakan: "Bagi Tiongkok, ini adalah suatu kehormatan besar untuk memimpin Dewan Keamanan, dan kami akan melaksanakan tugas kami dengan rasa tanggung jawab yang kuat dan pendekatan yang konstruktif. Kami berkomitmen untuk mempromosikan solidaritas dan kerja sama Dewan untuk memainkan peran positif dalam melindungi perdamaian dan keamanan internasional."

 

Ketika ditanya tentang perang yang sedang berlangsung di Iran, perwakilan Tiongkok mengatakan bahwa akar penyebab situasi ini adalah "perang tidak sah" dari Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.

 

Ia juga menunjuk pada "penderitaan besar" rakyat Iran dan negara-negara tetangga di Iran dan mengatakan: "Kami sangat bersimpati dengan apa yang dialami rakyat Iran."

 

Mengenai prioritas Beijing untuk kepemimpinan Dewan Keamanan, Fu Cong mengatakan: "Prioritas pertama kami adalah memulihkan otoritas Piagam PBB dan peran PBB."

 

Menurutnya, prioritas kedua adalah memajukan resolusi politik untuk masalah Timur Tengah, dan di bawah kepemimpinan Tiongkok, Dewan akan secara teratur mengadakan sesi pengarahan tentang Suriah dan Lebanon.

 

Perwakilan Tiongkok mengatakan: "Dewan Keamanan harus meminta pihak-pihak terkait, terutama Israel, untuk sepenuhnya menghormati perjanjian gencatan senjata Gaza, menjamin akses kemanusiaan, menghentikan aktivitas pemukiman, dan berupaya untuk menghidupkan kembali solusi dua negara."

 

Menjawab pertanyaan tentang Lebanon, ia menyatakan: "Kami ingin melihat gencatan senjata yang nyata, dan saya pikir Israel berkewajiban untuk menghentikan pemboman di Lebanon. Dan mengenai UNIFIL, kami percaya bahwa kami benar-benar harus mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk menarik UNIFIL (dari Lebanon)." (MF)