Sekjen NATO: Keluarnya Inggris dari Uni Eropa Picu Instabilitas
Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO mengatakan, keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan memicu instabilitas dan ketidakamanan.
IRNA (7/6) mengutip situs berita EU Observer, Belgia melaporkan, Jens Stoltenberg, Sekjen NATO, Senin (6/6) dalam seminar yang digelar Politico di Brussels menuturkan, apa yang penting bagi NATO adalah bertahannya Inggris di Uni Eropa.
Hal ini, katanya, bukan saja menguntungkan London sendiri dan Eropa, bahkan akan menguntungkan NATO.
Stoltenberg menerangkan, di era yang penuh instabilitas dan ancaman, dibutuhkan kerja sama lebih besar di Eropa, bukannya bergerak ke arah instabilitas.
Akan tetapi Sekjen NATO tidak menjelaskan maksudnya tentang instabilitas tersebut. (HS)