Inggris Pimpin Sidang DK-PBB Bahas Insiden Bucha, Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/world-i118336-inggris_pimpin_sidang_dk_pbb_bahas_insiden_bucha_ukraina
Duta Besar Inggris untuk PBB mengumumkan bahwa pertemuan Dewan Keamanan PBB akan diadakan pada hari ini atas permintaan London untuk membahas insiden Bucha, Ukraina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 05, 2022 05:40 Asia/Jakarta
  • Inggris Pimpin Sidang DK-PBB Bahas Insiden Bucha, Ukraina

Duta Besar Inggris untuk PBB mengumumkan bahwa pertemuan Dewan Keamanan PBB akan diadakan pada hari ini atas permintaan London untuk membahas insiden Bucha, Ukraina.

Barbara Woodward, Duta Besar Inggris untuk PBB kepada wartawan mengatakan bahwa sidang Dewan Keamanan mengenai insiden Bucha akan diadakan pada hari Selasa (5/4/2022)

Sebelumnya, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet hari Senin menyerukan penyelidikan independen dan efektif atas tuduhan pembunuhan warga sipil oleh pasukan Rusia di kota Bucha, Ukraina.

Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard juga mengatakan bahwa laporan Bucha menunjukkan pola kejahatan perang yang lebih luas yang harus mendapatkan perhatian luas dari publik internasional.

Dia mengklaim bahwa kekerasan yang dilakukan tentara Rusia terhadap warga sipil tidak terbatas hanya Bucha, dan insiden ini harus dianggap sebagai kejahatan perang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Minggu menyerukan penyelidikan independen atas insiden Bucha di Ukraina.

Menyusul penarikan pasukan Rusia dari sekitar Kyiv, media Barat pada hari Minggu menerbitkan gambar kota Bucha dekat Kiev yang mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menembaki warga sipil saat mereka meninggalkan ibu kota Ukraina.

Ukraina menyalahkan Rusia atas serangan itu, sementara Moskow mengutuk keras tuduhan itu.

Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu mengklaim bahwa semua unit Rusia telah ditarik sepenuhnya dari Bucha pada 30 Maret, sehari setelah pembicaraan tatap muka antara Rusia dan Ukraina di Turki.

Selain itu, pada tanggal 31 Maret, Wali kota Bucha Anatoly Fedoruk dalam pesan video mengonfirmasi tidak ada pasukan Rusia di kota itu, dan tidak menyebutkan warga sipil setempat yang telah ditembak di jalan.(PH)