Pakar AS: Sanksi Tidak akan Runtuhkan Perekonomian Rusia
Seorang pakar AS menilai sanksi tidak akan menyebabkan keruntuhan perekonomian Rusia dalam jangka pendek.
Kantor berita Rusia, Tass hari Rabu (6/4/2022) melaporkan, Philip Nichols, pakar urusan Rusia di Universitas Pennsylvania dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Sanksi melakukan apa yang seharusnya dengan menciptakan gejolak tingkat rendah tetapi mendasar dalam perekonomian Rusia,".
"Dalam jangka pendek, kita tidak akan melihat ekonomi Rusia runtuh," kata Nichols.
Menurut pakar masalah Rusia di AS ini, Moskow tampaknya sudah mengantisipasi sanksi baru Barat, bahkan jika sanksi membuat perekonomiannya sangat mahal dan sulit.
Operasi militer yang dilancarkan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari hingga kini memicu reaksi internasional, terutama dari negara-negara Barat yang meningkatkan tekanan terhadap Moskow dengan berbagai aksi, termasuk sanksi terhadap Rusia.(PH)