Lagi, Korea Utara Didesak Tinggalkan Program Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/world-i11905-lagi_korea_utara_didesak_tinggalkan_program_nuklir
Korea Selatan pada Rabu (15/6/2016), mendesak Korea Utara untuk menghentikan program nuklirnya bertepatan dengan ulang tahun ke-16 dari pertemuan puncak pertama kedua negara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 15, 2016 06:38 Asia/Jakarta
  • Lagi, Korea Utara Didesak Tinggalkan Program Nuklir

Korea Selatan pada Rabu (15/6/2016), mendesak Korea Utara untuk menghentikan program nuklirnya bertepatan dengan ulang tahun ke-16 dari pertemuan puncak pertama kedua negara.

Seperti dilansir kantor berita Yonhap, sebuah pertemuan puncak antara Presiden Korsel, Kim Dae-jung dan Pemimpin Korut Kim Jong-il, diadakan di Pyongyang pada 15 Juni 2000.

Park Soo-jin, wakil juru bicara Kementerian Unifikasi Korea dalam sebuah konferensi pers, mendesak Pyongyang untuk mengakhiri program nuklirnya bertepatan dengan momen bersejarah itu.

"Tindakan provokatif Korut mencederai semangat perjanjian lintas batas. Mereka harus menghentikan ancaman provokasi sembrono," tegasnya.

Park menandaskan bahwa pemerintah Korut harus meninggalkan program nuklirnya untuk hubungan yang lebih baik dan bergerak di jalur unifikasi damai.

Pekan lalu, Presiden Korsel Park Geun-hye juga mendesak Korut untuk menghentikan program nuklirnya.

"Program nuklir Pyongyang menimbulkan rintangan 'fundamental' untuk meningkatkan hubungan lintas perbatasan," ujarnya.

Uji coba rudal dan nuklir oleh Korut serta latihan militer bersama Korsel dan Amerika Serikat di Semenanjung Korea telah meningkatkan ketegangan di kawasan.

Korut telah melakukan uji coba nuklir keempat mereka pada 6 Januari lalu dan pada Februari juga menembakkan sebuah roket untuk mengirim satelit. Dewan Keamanan PBB pada Maret lalu, meloloskan sebuah resolusi yang mencakup serangkaian sanksi baru terhadap Korut. (RM)