Rusia Tutup Kantor CBC Kanada di Moskow
https://parstoday.ir/id/news/world-i121406-rusia_tutup_kantor_cbc_kanada_di_moskow
Pemerintah Rusia menutup kantor perusahaan pers radio dan televisi Canadian Broadcasting Corporation (CBC) di Moskow pada Rabu (18/5/2022).
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
May 19, 2022 12:29 Asia/Jakarta
  • Rusia Tutup Kantor CBC Kanada di Moskow

Pemerintah Rusia menutup kantor perusahaan pers radio dan televisi Canadian Broadcasting Corporation (CBC) di Moskow pada Rabu (18/5/2022).

AFP melaporkan, Kementerian Luar Negeri Rusia hari Rabu menyatakan bahwa sikap ini diambil sebagai aksi balasan untuk Kanada yang lebih dulu melarang penyiaran kantor berita RT.

"Keputusan dibuat sebagai balasan atas tindakan Kanada, dalam hal ini dengan menutup kantor CBC di Moskow termasuk pembatalan akreditasi dan visa bagi para jurnalisnya," kata Jubir Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.

Pemimpin redaksi CBC News, Brodie Fenlon sangat kecewa dengan sikap Rusia. Dia menegaskan bahwa CBC News tidak memiliki hubungan dengan Pemerintah Canada. Oleh karena itu, ia kecewa dengan sikap yang diambil Rusia.

"CBC benar-benar independen dari pemerintah Kanada dan kami sedih ketika Rusia menggabungkan keduanya," kata Fenlon.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau marah ketika tahu Rusia menutup kantor CBC di Moskow. Dia mengecam Rusia atas tindakan tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kanada memblokir kantor berita RT yang terafiliasi dengan Pemerintah Rusia. Beberapa negara barat juga melakukan hal yang sama

Rusia melancarkan operasi militer di Ukraina sejak 24 Februari untuk mendukung Republik Donetsk dan Luhansk yang memproklamirkan diri dari Ukraina.

Rusia mengatakan bahwa serangannya ke Ukraina bukanlah awal dari perang, tetapi upaya untuk mencegah perang dunia.

Dalam hal ini, Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini menggambarkan tujuan operasi militer Moskow di Ukraina sebagai de-Naziisasi dan pembebasan wilayah etnis Rusia dari genosida.

Moskow berulang kali memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempersenjatai Ukraina, serta mengabaikan pelanggaran hak asasi manusia dan serangan oleh pasukan Ukraina terhadap orang Rusia yang tinggal di Ukraina timur.

Wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur didominasi Rusia. Kedua wilayah tersebut mendeklarasikan otonomi mereka dari pemerintah pusat Ukraina pada tahun 2014 menyusul kudeta oleh orang Barat terhadap pemerintah saat itu.

Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan negaranya terancam di dari arah Ukraina.(PH)