Provokasi Cina, Taiwan Jalin Kerja Sama dengan Garda Nasional AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i122316-provokasi_cina_taiwan_jalin_kerja_sama_dengan_garda_nasional_as
Di tengah ketegangan yang meningkat dengan Cina, militer Taiwan berencana menjalin kerja sama dengan Garda Nasional Amerika Serikat (AS).
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
May 31, 2022 14:23 Asia/Jakarta
  • Provokasi Cina, Taiwan Jalin Kerja Sama dengan Garda Nasional AS

Di tengah ketegangan yang meningkat dengan Cina, militer Taiwan berencana menjalin kerja sama dengan Garda Nasional Amerika Serikat (AS).

Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal, Amerika Serikat saat ini menjadi pendukung internasional dan pemasok senjata terpenting Taiwan. Di sisi lain, Cina telah meningkatkan kegiatan militernya di dekat Taiwan untuk menegaskan klaim kedaulatannya atas pulau itu.

Reuters hari Selasa (31/5/2022) melaporkan, Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen saat bertemu dengan Senator AS Tammy Duckworth di kantornya di Taipei mengatakan, "Duckworth adalah salah satu sponsor utama Undang-Undang Kemitraan Taiwan, yang telah menerima dukungan bipartisan di Kongres AS meskipun belum menjadi undang-undang,".

"Akibatnya, Departemen Pertahanan AS sekarang secara proaktif merencanakan kerja sama antara Garda Nasional AS dan pasukan pertahanan Taiwan," kata Tsai, seperti diberitakan Reuters, Selasa (31/5/2022).

Media Taiwan sebelumnya telah melaporkan bahwa Taiwan dapat bermitra dengan Garda Nasional Hawaii untuk program tersebut.

"Kami menantikan kerja sama Taiwan-AS yang lebih dekat dan lebih dalam dalam masalah keamanan regional," tambah Tsai.

Duckworth sendiri mengatakan dia berkunjung untuk menegaskan kembali bahwa negaranya mendukung Taiwan, dan ada dukungan luar biasa untuk pulau itu dari anggota DPR AS.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan beberapa sistem pertahanan untuk menghalau militer Beijing yang memasuki zona pertahanan (ADIZ) milik Taipei

"Kami mengerahkan sendiri dan mengerahkan sistem rudal pertahanan udara untuk memantau aktivitas terbaru China," ujar Kemenhan Taiwan dalam sebuah pernyataan.

Jumlah ini sendiri merupakan jumlah armada terbesar yang dikirimkan Beijing sejak Januari lalu.

Dua pekan lalu, AS mengerahkan kapal perang rudal USS Port Royal ke Selat Taiwan beberapa hari usai Cina menggelar latihan militer di dekat wilayah tersebut.

Beijing memandang langkah AS tersebut tanda dukungan Washington terhadap Taiwan, yang dianggap Cina sebagai wilayahnya sendiri.

Sebelumnya, militer Cina melakukan latihan perang di dekat Taiwan untuk meningkatkan kemampuan operasionalnya.(PH)