Ini Keberhasilan Operasi Militer di Ukraina Versi Kemenhan Rusia
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan lebih dari 300 tentara Ukraina tewas selama operasi militer khusus Rusia di Ukraina.
Kementerian pertahanan Rusia menerbitkan laporan mengenai data kerugian dan korban tentara dari pihak Ukraina selama enam bulan sejak dimulainya operasi militer Rusia di negara tetangganya itu.
Menurut kantor berita TASS, Igor Konashenkov, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia hari Sabtu (27/8/2022) mengatakan lebih dari 330 tentara Ukraina tewas selama operasi militer khusus Rusia di Ukraina.
Konashenkov menambahkan bahwa pasukan Rusia juga menghancurkan sistem rudal Himarsdan artileri howitzer M777 buatan AS di Ukraina.
Tentara Rusia menyerang negara itu pada 24 Februari dengan tujuan membantu otoritas wilayah Luhansk dan Donetsk melawan serangan pasukan Ukraina.
Sejak itu, pejabat Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak menargetkan infrastruktur sipil Ukraina dan tidak berusaha untuk menduduki negara ini, dan hanya berusaha untuk melucuti senjata Ukraina.
Di sisi lain, negara-negara Eropa dan Barat, terutama Amerika Serikat mengintensifkan tekanan sanksi terhadap Federasi Rusia dan memasok segala jenis senjata ringan dan berat ke Kyiv. Langkah ini bukan hanya tidak mengakhiri perang di Ukraina, bahkan menyulut api konflik semakin berkobar di negeri ini.(PH)