Klaim Baru AS, Lanjutkan Perang Melawan Terorisme di Afghanistan
Pada peringatan ulang tahun pertama penarikan pasukan AS dari Afghanistan, Menteri Pertahanan AS mengklaim bahwa perang melawan-terorisme di Afghanistan belum berakhir.
Situs The Hill melaporkan, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin hari Rabu (31/8/2022) dalam sebuah pernyataan pada kesempatan ulang tahun pertama penarikan pasukan negaranya dari Afghanistan mengakui bahwa pekerjaan AS di negara ini belum berakhir.
Dalam sebuah memo yang dikirim ke personel Departemen Pertahanan AS, Austin pertama kali mengatakan bahwa AS pergi ke Afghanistan pada tahun 2001 untuk "melakukan perang pertahanan diri yang diperlukan" dalam menanggapi serangan teroris 11 September 2001.
Menteri Pertahanan AS mengklaim bahwa sejak itu, Departemen Pertahanan AS membawa misi membela warga negara dari ancaman teroris, sehingga "tidak ada musuh yang dapat melakukan serangan seperti itu di tanah air kami lagi".
"Kami berkomitmen untuk mendukung upaya seluruh pemerintah untuk mengatasi akar penyebab ekstremisme dan kekerasan, dan tidak ada yang harus mengkompromikan tekad pemerintah Amerika untuk menjaga keamanan," ujar Austin kemarin.
Klaim menhan AS mengenai alasan negaranya mengerahkan pasukan ke Afghanistan untuk melawan terorisme, tidak terbuka selama dua dekade pendudukannya di Afghanistan.(PH)