PM Malaysia: Rakyat Inggris Buat Langkah Bersejarah
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, mengatakan Malaysia menganggap Inggris sebagai mitra penting di semua bidang meskipun negara itu telah meninggalkan Uni Eropa.
"Pemilih Inggris telah mengambil langkah bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya," kata Najib setelah pengumuman hasil akhir referendum Brexit, seperti dikutip kantor berita Kuwait (Kuna), Sabtu (25/6/2016).
Namun, lanjutnya, Malaysia tetap memandang Inggris sebagai mitra penting di semua bidang, termasuk perdagangan, investasi, pertahanan, pendidikan dan pariwisata.
"Akses ekonomi Malaysia ke pasar Inggris akan terbatas, karena negara itu bukan bagian dari 10 mitra dagang Malaysia dan hanya menyumbang satu persen dari total perdagangan Malaysia," jelas Najib.
Kementerian Perdagangan Luar Negeri Malaysia menyatakan bahwa akan ada dampak minimal dari Brexit untuk jangka menengah dan jangka panjang.
Menteri Industri dan Perdagangan Luar Negeri Malaysia, Mustapa Mohamed mengatakan, "Dengan fundamental yang kuat dan diversifikasi ekonomi, kita berada dalam posisi yang lebih baik untuk menghadapi ketidakpastian. (RM)