Profesor Amerika Akui Negaranya Biang Kerok Perang di Ukraina
Pakar politik Amerika mengakui negaranya sebagai penyebab meletusnya perang antara Rusia dan Ukraina.
John Mearsheimer, pakar politik Amerika dan pendiri teori "Realisme Ofensif" hari Rabu (12/10/2022) mengemukakan akar perang di Ukraina dengan mengatakan bahwa penyebab perang ini adalah pengabaian ancaman eksistensial terhadap Rusia oleh pihak Barat.
Profesor universitas Chicago ini mengatakan, "Krisis yang kini telah berubah menjadi perang nyata terkait dengan upaya Barat untuk mengubah Ukraina menjadi benteng Barat di perbatasan Rusia,".
Menyinggung pertemuan NATO di Bucharest pada April 2008 dan rencana keanggotaan Ukraina dan Georgia dalam aliansi militer internasional itu, Mersheimer menegaskan, "Moskow meyakini saat itu Barat melakukan hal yang akan melewati garis merahnya yang tidak dapat diterima, dan dianggap sebagai ancaman eksistensial terhadap Rusia."
Pemikir politik Amerika ini mengklarifikasi, "Ketika Presiden AS Joe Biden memasuki Gedung Putih pada Januari 2021, ia mengambil lebih banyak tindakan daripada pemerintahan Trump untuk mendukung Ukraina, dan ini praktis melintasi garis merah Rusia,".
Meskipun dukungan Barat terhadap Kyiv bersifat masif, tapi empat wilayah Ukraina yaitu: Donetsk dan Luhansk, bersama dengan Kherson dan Zaporizhzhia, yang bersama-sama membentuk 15 persen wilayah Ukraina, bergabung dengan Federasi Rusia sesuai referendum yang digelar beberapa pekan terakhir.(PH)