Korporasi Raksasa Migas Eropa Dulang Laba dari Perang Ukraina
Korporasi raksasa minyak dan gas internasional menikmati akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke para pemimpin Eropa di tengah kobaran perang di Ukraina.
Menurut Independent hari Senin (31/10/2022), sejumlah kelompok pemantau energi Eropa dalam laporan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan bahan bakar fosil telah memanfaatkan akses khusus mereka terhadap para pejabat tinggi Uni Eropa.
“Mereka dengan sebaik-baiknya berinvestasi di beberapa negara anggota, dan melakukan campur tangan politik tertentu untuk menunda atau meminimalkan pembatasan pada kenaikan biaya energi,” tulis the Independent kemarin.
Menurut kelompok-kelompok ini, raksasa energi telah mengambil keuntungan dari krisis saat ini dan memaksa Uni Eropa untuk berinvestasi lebih banyak dalam infrastruktur dan menjebak konsumen dalam spiral harga energi yang meroket, kecanduan bahan bakar fosil, dan bencana iklim.
Menurut laporan yang disiapkan oleh Corporate Europe Observatory, l'Observatoire des Multinationales dan ReCommon Italia, empat perusahaan bahan bakar fosil terbesar di Eropa termasuk Shell, Total Energy, Eni dan Repsol telah mengadakan 113 kali pertemuan dengan Komisi Eropa tahun ini.
Aktivis mengatakan bahwa perusahaan yang sama menghasilkan keuntungan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 9 bulan pertama tahun ini senilai 78 miliar euro (67 miliar pound), yang setara dengan 395 euro per rumah tangga Eropa.
Di sisi lain, Komisi Eropa mengumumkan bahwa mereka telah mempertimbangkan pajak progresif untuk keuntungan perusahaan minyak dan gas guna membantu konsumen mengatasi kenaikan harga.
Uni Eropa mengklaim program ini sebagai manfaat solidaritas yang diambil dari 33 persen dari keuntungan surplus yang dikenai pajak dari tahun fiskal 2022, dan jumlah totalnya bisa mencapai 140 miliar euro.
Namun pengamat memperingatkan masalah penerapannya, karena negara-negara anggota Uni Eropa berbeda-beda dalam menerapkan aturannya, sehingga sulit untuk menilai jumlah pendapatan dari tindakan tersebut.(PH)