India Perpanjang Darurat Militer di Jammu dan Kashmir
India memperpanjang situasi darurat militer di Jammu dan Kashmir untuk mencegah protes warga di wilayah ini, namun keputusan tersebut menuai protes luas dari para jamaah shalah Jumat di masjid utama Kashmir.
Seperti dilansir Associated Press, para pejabat India memperpanjang darurat militer di Jammu dan Kashmir pada Kamis, 28 Juli 2016 untuk mencegah segala bentuk unjuk rasa para jamaah shalat Jumat ke arah masjid utama di Kashmir.
Aparat keamanan India menembaki para pengunjuk rasa di distrik Kupwara, utara Kashmir pad Sabtu (30/7/2016). Insiden tersebut melukai sedikitnya tiga orang.
Dua orang juga dilaporkan terluka setelah pasukan keamanan India menembaki mereka di sebuah desa di Kashmir
Para penduduk mengatakan, aparat keamanan India pada Jumat pagi meminta masyarakat untuk tetap tinggal di rumah masing-masing.
Ratusan laki-laki dan perempuan di Kashmir yang dikontrol India menggelar unjuk rasa untuk memprotes pemberlakukan darurat militer. Demonstrasi itu diselenggarakan usai shalat Jumat dan bergerak menuju kantor PBB di Kashmir.
Kondisi darurat militer diberlakukan India di Kasmir sejak tanggal 9 Juli hingga 29 Juli 2016 dan diperpanjang kembali. (RA)