May 29, 2024 20:57 Asia/Jakarta
  • Pelanggaran HAM dan Kejahatan Naik Tajam di Swedia

Berdasarkan data terbaru, total 1,45 juta kasus kejahatan terjadi di Swedia, selama tahun 2023. Dari jumlah ini, lebih dari 296.000 kasus terkait dengan kejahatan dengan kekerasan.

Kondisi Hak Asasi Manusia, HAM, di Swedia, menunjukkan bahwa negara ini gagal memerangi diskriminasi, rasisme, kejahatan dengan kekerasan, dan kasus-kasus serupa, tidak seperti yang dipropagandakannya.
 
Sehubungan dengan ini, akan diulas singkat seputar kasus-kasus pelanggaran HAM di Swedia, berdasarkan laporan terbaru Komite Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya PBB, OHCHR.
 
 
Kondisi Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya di Swedia
 
Berdasarkan laporan OHCHR, hak ekonomi, sosial dan budaya internasional yang tercantum di dalam undang-undang Swedia, belum dilaksanakan secara penuh, dan banyak dari hak-hak ini tidak diakui secara resmi dalam konstitusi Swedia.
 
Di sisi lain, krisis kekerasan seksual di Swedia, dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan, dan menyebabkan negara ini menjadi lokasi tidak aman bagi perempuan, sehingga memaksa perempuan-perempuan Swedia, mengubah gaya hidup mereka.
 
 
Kondisi Kesehatan dan Keselamatan di Swedia
 
Berdasarkan laporan Amnesti Internasional, akses untuk mendapatkan perawatan kesehatan bagi para imigran miskin di Swedia, tetap merupakan salah satu kekhawatiran serius.
 
 
Diskriminasi dan Rasisme di Swedia
 
Kejahatan-kejahatan yang ditimbulkan oleh kebencian dan diskriminasi karena disabilitas, ras, etnis, dan agama, termasuk Islamfobia, di Swedia, terus berlangsung.
 
Berdasarkan laporan Save the Children, satu dari setiap empat anak yang memiliki rekam jejak imigran di Swedia, dikarenakan warna kulit atau agamanya, mengalami pelecehan ras atau serangan fisik serta non-fisik.
 
 
Warga Pribumi Swedia
 
Tidak ada jaminan apa pun secara administrasi maupun hukum terkait partisipasi suku Sami, atau warga pribumi Sami, di dalam pemerintahan Swedia, dan tidak ada peran mereka dalam pengambilan keputusan di pemerintah negara ini.
 
Berdasarkan laporan Amnesti Internasional, undang-undang nasional Swedia, terkait dukungan tas hak-hak warga pribumi, seperti tanah serta pemberian persetujuan tanpa tekanan secara sadar, dianggap tidak memadai.
 
 
Kejahatan dengan Kekerasan di Swedia
 
Berdasarkan data terbaru, total terjadi 1,45 juta kejahatan di Swedia selama tahun 2023. Dari jumlah ini, lebih dari 296.000 kasus terkait dengan kejahatan dengan kekerasan. Di Swedia, tiga tahun sebelumnya secara berurutan tercatat terjadi kejahatan dengan kekerasan lebih dari 287.000 kasus, 304.000 kasus, dan 298.000 kasus.
 
 
Kejahatan dengan Senjata Tajam di Swedia
 
Laporan Dewan Nasional Pencegahan Kejahatan Swedia, menunjukkan bahwa kejahatan dengan senjata tajam di negara ini mengalami peningkatan.
 
 
Hak Pendidikan di Swedia
 
Klasifikasi sosial-ekonomi sekolah-sekolah, perbedaan dalam kinerja siswa, dan diskriminasi dalam mengakses pendidikan berdasarkan jenis kelamin, ras, etnis, agama, disabilitas, kondisi ekonomi serta suku bangsa, menjadi masalah yang menyebarluas di Swedia.
 
Pelecehan dan gangguan, kata-kata kebencian di sekolah-sekolah dan lingkungan pendidikan, penggunaan narkotika, dan hukuman terhadap siswa di komunitas pendidikan Swedia, mengalami kenaikan.
 
Sehubungan dengan ini, di Swedia, dari setiap 10 korban kekerasan mematikan dengan senjata tajam, tujuh di antaranya laki-laki, dan lapisan masyarakat paling rentan adalah pria berusia 20-29 tahun.
 
 
Usia Pelaku Pembunuhan di Swedia Semakin Muda
 
Data kantor kejaksaan umum Swedia, menunjukkan jumlah remaja yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan atau upaya pembunuhan di negara ini mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat. (HS)