Penjarahan Venezuela oleh AS Telah Dimulai
https://parstoday.ir/id/news/world-i183564-penjarahan_venezuela_oleh_as_telah_dimulai
Pars Today - Pengguna Medsos X Asal Iran Mereaksi Serangan AS dan Penculikan Maduro.
(last modified 2026-01-04T09:54:16+00:00 )
Jan 04, 2026 18:23 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today - Pengguna Medsos X Asal Iran Mereaksi Serangan AS dan Penculikan Maduro.

Pars Today - Amerika Serikat menyerang Venezuela, membom beberapa infrastruktur seperti bandara, dan mengumumkan bahwa mereka telah menangkap presiden Venezuela dan istrinya serta mendeportasi mereka.

Setelah operasi ini, Presiden AS Donald Trump menyebut operasi itu sebagai akhir dari pemerintahan Maduro dalam sebuah pernyataan. Tindakan AS ini mendapat reaksi dari pengguna jejaring sosial X asal Iran.

Hassanain Haddad, seorang pengguna jejaring sosial X asal Iran mengkritik tindakan AS yang menghancurkan hak-hak bangsa.

Ia menulis, "Penjarahan minyak Venezuela dimulai oleh AS. Ya, hak-hak bangsa tidak penting bagi AS, selama ada sesuatu untuk dijarah, mereka dengan cepat beralih dari hukum internasional ke hukum rimba."

Dalam konteks ini, aktivis jejaring sosial X dengan nama pengguna “Ania” menulis, “Amerika mencuri emas negara Irak setelah jatuhnya Saddam, diktator rezim Baath yang telah tiada di Irak. Venezuela akan dijarah seperti Irak. Sejarah akan terulang.”

Mohammad Hossein Chavoshi adalah pengguna lain yang membahas penangkapan Maduro oleh AS dan menulis, “Secara resmi, Nicolas Maduro diculik oleh AS. Mungkin dapat dikatakan, penculikan terbesar di dunia telah terjadi.”

Parisa Nasser, aktivis jejaring sosial X lainnya menganggap AS sebagai ancaman terbesar di seluruh dunia.

Hossein Pak, seorang aktivis jejaring sosial X, juga menganggap serangan AS terhadap Venezuela dan penculikan Nicolas Maduro memiliki tujuan di luar Venezuela.

Ia menulis, “Serangan AS terhadap Venezuela dan penculikan Nicolas Maduro memiliki tujuan di luar Venezuela dan bahkan Maduro sendiri. AS ingin memberi tahu dunia bahwa mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan. Namun citra ini palsu karena hanya dalam setahun terakhir, Amerika Serikat, bersekutu dengan rezim Zionis, mengalami kebuntuan dalam perang Lebanon, mencapai jalan buntu dalam serangan terhadap Yaman, dan gagal dalam perang dua belas hari dengan Iran.”

Reyhan adalah pengguna lain dari jejaring sosial X yang bereaksi terhadap serangan AS terhadap Venezuela. Ia menulis, “Nicolas Maduro, presiden sah Venezuela, diculik oleh militer AS dan dipindahkan ke New York. Ini adalah contoh demokrasi Amerika.”(sl)