Araghchi: Tidak Ada Pihak yang Berhak Mendikte Negara Lain
https://parstoday.ir/id/news/world-i183912-araghchi_tidak_ada_pihak_yang_berhak_mendikte_negara_lain
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan: "Kedaulatan negara adalah prinsip mendasar dalam hukum internasional."
(last modified 2026-02-01T17:53:24+00:00 )
Jan 11, 2026 14:05 Asia/Jakarta
  • Araghchi: Tidak Ada Pihak yang Berhak Mendikte Negara Lain

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan: "Kedaulatan negara adalah prinsip mendasar dalam hukum internasional."

Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi, dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Wasaidi pada hari Sabtu, menyatakan bahwa kedaulatan negara adalah prinsip fundamental dalam hukum internasional, dan mengatakan, "Masalah internal negara tidak akan terselesaikan kecuali melalui musyawarah dan dialog internal, dan tidak ada pihak yang berhak untuk campur tangan dan menentukan urusan internal negara lain."

Araqchi melanjutkan konferensi pers dengan menekankan perlunya menghentikan genosida dan serangan rezim Zionis terhadap Palestina dan membuka kembali penyeberangan Rafah. Ia juga menganggap perlu bagi semua negara di kawasan dan seluruh komunitas internasional untuk mencegah kelanjutan agresi dan ekspansionisme terbuka rezim Zionis, serta untuk meminta pertanggungjawaban rezim ini.

Pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam melawan konspirasi Israel di Somalia

Pertemuan luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam, yang terdiri dari 57 negara, dimulai pada tingkat menteri luar negeri dengan tujuan untuk meneliti konsekuensi dari deklarasi rezim Zionis yang mengakui wilayah "Somaliland."

Halaman resmi Sekretariat Organisasi Kerja Sama Islam di jejaring sosial X menulis: "Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan terkini terkait isu sensitif Somaliland."

Menteri Pertahanan Pakistan: Netanyahu adalah penjahat terburuk dalam sejarah manusiaDalam sebuah wawancara, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah "penjahat terburuk dalam sejarah manusia" dan menyerukan pemerintah AS untuk menyerahkannya ke Mahkamah Internasional.

Warga Maroko membakar bendera Israel

Demonstrasi populer untuk mendukung rakyat Palestina dan mengutuk agresi Israel serta kejahatan genosida yang dilakukan oleh tentara rezim di Jalur Gaza terus berlanjut di Maroko. Aktivis yang berafiliasi dengan "Kelompok Aksi Nasional untuk Palestina" berkumpul di depan gedung parlemen Maroko di ibu kota Rabat dan mengumumkan dukungan mereka untuk perlawanan Palestina terhadap agresi Israel yang sedang berlangsung dan menekankan penentangan mereka terhadap normalisasi hubungan Rabat dengan Tel Aviv yang sedang berlangsung.

Fidan: Harapan Israel di Iran tidak akan terpenuhiDalam sebuah wawancara dengan saluran berita "TRT Haber" mengenai kerusuhan baru-baru ini di Iran, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan: Harapan Israel akan runtuhnya rezim di Iran tidak akan terpenuhi. Menteri Luar Negeri Turki menunjuk pada kesadaran politik masyarakat Iran dan mengatakan: "Rakyat Iran sangat tahu isu apa yang harus mereka tanggapi, untuk siapa, dan sejauh mana."(PH)