Sinema Dunia dan Iran
Selebriti Hollywood Menentang Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS
Tindakan seorang Polisi Badan Imigrasi dan Bea Cukai Federal AS (ICE) dalam menembak dan membunuh seorang perempuan memicu reaksi luas dari para tokoh terkenal Hollywood.
Setelah penembakan mematikan oleh petugas ICE terhadap “Renée Good”، seorang perempuan Amerika di Minneapolis, sejumlah selebritas mengenakan pin bertuliskan “BE GOOD” dan “ICE OUT” pada upacara penghargaan Golden Globe 2026.
Pin‑pin yang menentang ICE ini dikenakan oleh tokoh‑tokoh seperti Mark Ruffalo, Wanda Sykes, Natasha Lyonne, Jean Smart, dan Ariana Grande dalam acara Golden Globe 2026. Jean Smart juga mengenakan pin tersebut saat menerima penghargaan untuk Aktris Terbaik dalam Serial Televisi Musikal atau Komedi pada Golden Globe 2026.
Sejak penembakan itu, protes meluas di seluruh Amerika Serikat, menuntut pertanggungjawaban atas kematian Renée Good.
Gagasan pin “ICE OUT” dan “BE GOOD” bermula dari percakapan pesan singkat antara Nelini Stamp dari organisasi Working Families Power dan Jess Morales Rocketto, direktur eksekutif sebuah kelompok pendukung hak‑hak warga keturunan Latin bernama Mijente. Para penyelenggara berjanji akan melanjutkan kampanye ini sepanjang musim penghargaan film di Amerika, agar publik mengenal nama Renée Good dan orang‑orang lain yang tewas akibat tembakan petugas ICE. Meski terjadi protes besar di seluruh Amerika, pemerintahan Trump tetap membela tindakan petugas ICE dan menyatakan bahwa ia bertindak untuk membela diri.
Pentingnya dan pengaruh Festival Film Fajr
Dalam berita lain, Seyyed Abbas Salehi, Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran, saat mengunjungi sekretariat Festival Film Fajr, mengatakan bahwa Festival Film Fajr adalah simbol acara‑acara nasional Iran dan sinema Iran.
Salehi menegaskan bahwa sinema Iran merupakan bagian dari identitas pengenal Iran, dan citra Iran di dunia sangat terkait dengan sinemanya; hingga pada tingkat bahwa setelah “puisi Iran”, “sinema Iran” menjadi salah satu hal yang dikenal di dunia. Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam menekankan bahwa ketika sinema memiliki posisi seperti ini, maka simbol‑simbol sinema tersebut juga menjadi penting, dan tanpa ragu Festival Film Fajr adalah salah satu simbol utama sinema Iran.(PH)