Turki Tekankan Pemulihan Keamanan Suriah
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan bahwa harus ada upaya untuk mengembalikan stabilitas dan keamanan di Suriah.
Ia menyampaikan hal itu seusai memimpin sidang kabinet Turki pada Senin (22/8/2016), seperti dikutip kantor berita IRIB.
"Keamanan dan stabilitas harus dikembalikan ke Suriah dan upaya sekarang Turki juga fokus pada persoalan ini," kata Yildirim.
Menurutnya, pemerintah Damaskus, kelompok-kelompok pemberontak, aliansi dan pihak internasional lainnya bertanggung jawab untuk memulihkan keamanan di Suriah.
Yildirim menegaskan Turki fokus untuk menjaga integritas teritorial Suriah dan Ankara menentang pembagian Suriah atas dasar kelompok dan etnis.
"Turki juga menolak upaya-upaya baru di utara Suriah untuk membentuk sebuah wilayah otonomi atas dasar etnis," tegasnya.
Di bagian lain pernyataannya, Yildirim mengatakan Turki terlibat dalam upaya yang ada untuk memerangi Daesh di Irak dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengembalikan stabilitas di negara itu.
PM Turki juga menentang serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza dan menegaskan, bangsa Palestina punya hak untuk hidup dan normalisasi hubungan Ankara dengan Tel Aviv tidak akan mengubah sikap Turki dalam membela masalah Palestina. (RM)