Medali Benito Juarez untuk Bangsa Iran; Pengakuan atas Ketahanan Hadapi Hegemoni
https://parstoday.ir/id/news/world-i190618-medali_benito_juarez_untuk_bangsa_iran_pengakuan_atas_ketahanan_hadapi_hegemoni
Pars Today - Dalam sebuah upacara yang menandai peringatan ke-193 berdirinya Perkumpulan Geografi dan Statistik Meksiko, medali kehormatan "Benito Juarez" diberikan kepada tiga negara: Iran, Lebanon, dan Kuba. Dalam acara ini, Republik Islam Iran menerima perhatian dan pujian khusus dari para elit akademisi dan politisi yang hadir.
(last modified 2026-05-30T05:36:01+00:00 )
May 30, 2026 12:34 Asia/Jakarta
  • Medali Benito Juarez untuk Bangsa Iran
    Medali Benito Juarez untuk Bangsa Iran

Pars Today - Dalam sebuah upacara yang menandai peringatan ke-193 berdirinya Perkumpulan Geografi dan Statistik Meksiko, medali kehormatan "Benito Juarez" diberikan kepada tiga negara: Iran, Lebanon, dan Kuba. Dalam acara ini, Republik Islam Iran menerima perhatian dan pujian khusus dari para elit akademisi dan politisi yang hadir.

Dilansir Pars Today dari IRNA, 29 Mei 2026, acara yang dihadiri oleh para peneliti, diplomat, akademisi, dan perwakilan dari berbagai negara ini berlangsung dalam suasana ilmiah dan politis. Para pembicara di berbagai sesi acara menyebut Iran sebagai simbol kemerdekaan, perlawanan, dan pembelaan kedaulatan nasional.

Salah satu pejabat senior perkumpulan tersebut, Carlos Tolentino, merujuk pada perkembangan di Asia Barat dan kebijakan kekuatan global. Ia memuji ketahanan bangsa Iran, dengan mengatakan, "Iran telah mempertahankan kedaulatannya dengan cara yang mengesankan. Kami menyaksikan perlawanan ini dengan penuh kebanggaan."

Ia menggambarkan Iran sebagai negara yang kuno, kaya budaya, beradab, dan tangguh yang mampu bertahan melawan tekanan eksternal.

Sementara itu, mantan diplomat Meksiko, Luis Garcia Herman, mengkritik kebijakan intervensi kekuatan besar, dan menekankan hak bangsa untuk menentukan nasib sendiri serta perlunya menghormati prinsip-prinsip hukum internasional.

Pemberian medali Benito Juarez kepada Iran, Lebanon, dan Kuba bukan sekadar penghargaan seremonial. Ini adalah pengakuan diplomatik dan moral di tingkat elit, yang memposisikan ketiga negara ini sebagai mercusuar kedaulatan di tengah tekanan global. Ini juga merupakan cerminan bahwa sebagian dunia akademisi dan politik Meksiko melihat perlawanan terhadap hegemoni sebagai suatu kebajikan, bukan pelanggaran.

Medali ini bukan hanya untuk Iran, tetapi juga untuk pesan yang dibawanya: bahwa sebuah bangsa dapat bertahan, bahkan tanpa tunduk pada kekuatan besar. Di Meksiko, para akademisi dan diplomat tidak hanya memberi penghargaan; mereka juga memberi hormat. Dan di tengah dunia yang masih dihantui oleh arogansi, hormat adalah komoditas paling langka.(Sail)