Mufti Rusia: Ayatullah Khamenei Berperan dalam Mendorong Persatuan Mazhab Islam
Mufti sekaligus Ketua Majelis Keagamaan Muslim Rusia, Albir Krganov, menilai Ayatollah Sayyed Ali Khamenei, yang dalam naskah sumber disebut sebagai pemimpin syahid Iran, semasa hidupnya telah mengambil langkah-langkah penting dalam mendorong pendekatan dan persatuan di antara mazhab-mazhab Islam.
Krganov kepada IRNA mengatakan bahwa dalam beberapa dekade terakhir sejumlah kalangan di Barat, khususnya para pengkaji Islam, berupaya menciptakan jurang yang dalam antara Sunni dan Syiah serta menggambarkan perbedaan tersebut sebagai tembok yang tidak dapat ditembus.
"Padahal, kenyataannya tidak demikian," ujarnya.
Krganov menyatakan bahwa berbagai aktivitas yang dilakukan Ayatollah Khamenei bersama sejumlah ulama terkemuka lainnya, termasuk pemimpin terdahulu Republik Islam Iran, justru diarahkan untuk membongkar berbagai upaya yang dinilainya bertujuan memecah belah hubungan antara umat Sunni dan Syiah.
Ulama Sunni asal Rusia itu juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah menghadiri salah satu pidato Ayatollah Khamenei di hadapan berbagai lapisan masyarakat Iran.
"Tanpa diragukan lagi, beliau adalah salah satu pemimpin yang dihormati di dunia modern. Beliau merupakan seorang pemikir yang berbicara mengenai kondisi dunia dari sudut pandang hati nurani dan ilmu agama," katanya.
Krganov juga menyinggung kehidupan pribadi Ayatollah Khamenei yang menurutnya dikenal berasal dari keluarga religius dan menjalani kehidupan yang sederhana.
"Ia meninggalkan dunia ini dengan penuh keberanian dan meraih kesyahidan. Ia tidak bersembunyi, tidak berlindung di ruang bawah tanah, melainkan tetap berada di kantor kerjanya," ujar Krganov.
Ia menambahkan bahwa Ayatollah Khamenei wafat tanpa terkalahkan dan dikenang sebagai seorang pemimpin yang kuat serta memperoleh kepercayaan umat Islam, khususnya masyarakat Republik Islam Iran.