"Kami Hantam 80 Target": Klaim CENTCOM tentang Serangan Baru ke Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i192766-kami_hantam_80_target_klaim_centcom_tentang_serangan_baru_ke_iran
Pars Today - Komando Pusat Angkatan Darat AS, yang dikenal sebagai CENTCOM, mengatakan, "Kami telah menyelesaikan putaran lain dari serangan balasan terhadap Iran."
(last modified 2026-07-08T04:14:48+00:00 )
Jul 08, 2026 11:09 Asia/Jakarta
  • CENTCOM
    CENTCOM

Pars Today - Komando Pusat Angkatan Darat AS, yang dikenal sebagai CENTCOM, mengatakan, "Kami telah menyelesaikan putaran lain dari serangan balasan terhadap Iran."

Melansir IRNA, 8 Juli 2026, Pars Today melaporkan bahwa CENTCOM, pada Selasa (7/7) malam waktu setempat, mengklaim, "Kami menargetkan lebih dari 60 perahu kecil dan lebih dari 80 lokasi dengan amunisi presisi."

CENTCOM mengklaim bahwa pasukan Komando Pusat AS, pada 7 Juli, menyelesaikan putaran baru serangan ofensif terhadap Iran. Sebagai respons cepat terhadap serangan terbaru Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz, mereka menyerang lebih dari 80 target menggunakan amunisi berpemandu presisi.

Militer AS mengklaim, "Pasukan AS menargetkan sistem pertahanan udara, jaringan komando dan kendali, situs radar pantai, kemampuan rudal anti-kapal, dan lebih dari 60 perahu kecil milik Garda Revolusi Islam di dalam dan sekitar selat untuk mengurangi kemampuan Iran dalam melanjutkan serangan terhadap perdagangan internasional di koridor perdagangan global ini."

CENTCOM mengklaim bahwa Iran baru-baru ini menyerang tiga kapal dagang yang melintasi selat, termasuk kapal tanker MT Al-Rakiyat (berbendera Kepulauan Marshall), kapal tanker MT Wadiyan (berbendera Arab Saudi), dan kapal tanker MT Cyprus Prosperity (berbendera Liberia).

Militer AS mengklaim, "Tindakan agresif dan tidak beralasan dari pasukan Iran ini adalah pelanggaran yang jelas dan berbahaya terhadap gencatan senjata, dan melemahkan kebebasan navigasi."

CENTCOM menambahkan, "Pasukan kami tetap dalam keadaan siaga dan siap untuk meminta pertanggungjawaban Iran jika mereka tidak mematuhi atau melanggar kesepakatan."

Serangan-serangan ini terjadi di tengah duka nasional yang mendalam atas kesyahidan Pemimpin Iran. Ini adalah provokasi yang disengaja yang dapat memicu kemarahan lebih lanjut di Iran dan memperkuat tekad mereka untuk melawan.(Sail)