Bukan Sekadar Mitos; Studi Buktikan Kepribadian Terus Bertransformasi
-
Kepribadian manusia berubah seiring usia
Pars Today - Apakah Anda masih berpikir kepribadian Anda sama seperti dulu? Sebuah studi baru mengatakan Anda salah. Kepribadian Anda jauh lebih berubah daripada yang Anda bayangkan.
Melansir IRNA, Sabtu, 8 Agustus 2026, situs Medical Xpress dalam sebuah laporan mengungkapkan:
Para peneliti di Universitas Zurich di Swiss, dengan melakukan studi komprehensif pada data lebih dari 166.000 orang dari empat negara, menemukan bahwa sifat-sifat kepribadian berubah secara signifikan sepanjang hidup. Studi ini, yang diterbitkan dalam jurnal Communications Psychology, menantang keyakinan umum bahwa kepribadian menjadi stabil setelah dewasa.
Sudah lama, baik masyarakat umum maupun banyak psikolog percaya bahwa sifat-sifat kepribadian itu permanen, sangat stabil, dan sebagian besar diwariskan, serta tidak banyak berubah setelah masa kanak-kanak. Keyakinan ini begitu dalam sehingga bahasa sehari-hari dipenuhi dengan ungkapan seperti "tetaplah menjadi dirimu sendiri" yang mengasumsikan adanya esensi batin yang tetap dan tidak berubah.
Menguji Keyakinan Lama
Pada bagian pertama studi ini, para peneliti meminta 887 orang dewasa Amerika untuk memprediksi seberapa besar 25 sifat berbeda, termasuk lima sifat kepribadian utama dan 20 variabel lainnya seperti pendapatan, kesehatan fisik, harga diri, dan tingkat interaksi sosial, akan berubah dari usia 15 hingga 90 tahun.
Lima sifat kepribadian utama adalah: ekstroversi (sosial), keramahan (kooperatif), kesadaran (teliti dan bertanggung jawab), neurotisisme (cemas dan sensitif), dan keterbukaan terhadap pengalaman (tertarik pada hal-hal baru).
Para peneliti kemudian beralih ke data dari delapan studi longitudinal yang dilakukan di empat negara berbeda. Studi-studi ini mengikuti orang-orang yang sama selama beberapa dekade untuk melacak evolusi kepribadian dari waktu ke waktu.
Hasil Menakjubkan; Kepribadian Berubah Sebanyak Pendapatan
Hasilnya menunjukkan bahwa lima sifat kepribadian utama berubah sepanjang hidup sebanyak faktor-faktor kehidupan lainnya seperti pendapatan, kesehatan, dan kepuasan hidup. Misalnya, kesadaran (kecenderungan untuk teliti, rajin, dan bertanggung jawab) tidak sama pada masa remaja dengan usia 90 tahun.
Dari 32 variabel yang diukur, ekstroversi dan keterbukaan terhadap pengalaman termasuk dalam 10 variabel dengan penurunan terbesar sepanjang hidup. Kesadaran juga berada di peringkat kelima dari total perubahan, menjadikannya salah satu aspek kehidupan yang paling dinamis.
Jurang Besar antara Keyakinan dan Kenyataan
Jurang antara persepsi umum dan apa yang sebenarnya terjadi sangatlah mencolok. Orang-orang cukup akurat dalam memprediksi perubahan aspek kehidupan lainnya, seperti kesehatan, dengan memperkirakan perubahan hanya 29 hingga 43 persen lebih rendah dari nilai sebenarnya. Namun tentang sifat kepribadian, kesalahan ini mencapai 100 persen. Artinya, orang-orang tidak pernah menyangka bahwa kepribadian mereka akan berubah sebanyak itu.
Dengan kata lain, orang-orang secara konsisten meremehkan transformasi kepribadian mereka sepanjang hidup dan menganggap mereka akan tetap seperti apa adanya, sementara kenyataannya menunjukkan hal yang berbeda.
Prospek Masa Depan; Perubahan Bertahap, Mungkin dan Nyata
Temuan ini menantang keyakinan umum bahwa "saya adalah orang yang sama seperti dulu" dan menyampaikan pesan yang lebih realistis: kepribadian manusia berubah seiring waktu, meskipun perubahan ini biasanya bertahap dan lambat.
Para peneliti menekankan bahwa studi ini berfokus pada perubahan rata-rata dalam kelompok besar dan mengabaikan bagaimana perubahan terjadi pada tingkat individu. Menurut mereka, menggabungkan pendekatan makro dan individu dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perbedaan antara perubahan yang dirasakan dan perubahan nyata sepanjang hidup.(Sail)