Warga Portugal Turun ke Jalan, Protes Biaya Hidup
https://parstoday.ir/id/news/world-i198826-warga_portugal_turun_ke_jalan_protes_biaya_hidup
Pars Today - Seiring meluasnya protes terhadap kenaikan biaya hidup di Eropa, ribuan orang di berbagai kota Portugal pada hari Sabtu turun ke jalan memprotes kenaikan harga, kenaikan harga perumahan, kenaikan biaya bahan bakar, dan menurunnya daya beli masyarakat, serta menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, dan peningkatan layanan publik.
(last modified 2026-10-17T16:38:13+00:00 )
Okt 17, 2026 23:33 Asia/Jakarta
  • Protes di Portugal terkait kenaikan biaya hidup
    Protes di Portugal terkait kenaikan biaya hidup

Pars Today - Seiring meluasnya protes terhadap kenaikan biaya hidup di Eropa, ribuan orang di berbagai kota Portugal pada hari Sabtu turun ke jalan memprotes kenaikan harga, kenaikan harga perumahan, kenaikan biaya bahan bakar, dan menurunnya daya beli masyarakat, serta menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, dan peningkatan layanan publik.

Menurut laporan IRNA dari Euronews, Sabtu, 17 Oktober 2026, gerakan-gerakan pembela hak perumahan bersama serikat-serikat buruh yang terkait dengan Konfederasi Umum Buruh Portugal (CGTP) pada hari Sabtu di berbagai kota negara ini, termasuk Lisbon, Porto, dan Coimbra, menggelar demonstrasi memprotes kenaikan biaya hidup.

Protes ini berlangsung seiring gelombang ketidakpuasan sosial di negara-negara Eropa akibat kenaikan harga, biaya bahan bakar, dan kelangkaan perumahan terjangkau yang sedang meluas dan menyeret ribuan orang ke jalan.

Konfederasi Umum Buruh Portugal dengan menetapkan slogan "Upah lebih tinggi, pensiun lebih baik, dan layanan publik; melawan kenaikan biaya hidup; jalan baru untuk Portugal" meminta masyarakat berpartisipasi dalam protes ini.

Salah seorang juru bicara serikat ini pada hari Sabtu dalam wawancara dengan jaringan berita SICN di Kota Coimbra mengatakan, "Dalam menghadapi kenaikan biaya hidup, perumahan, dan bahan bakar, bahkan keranjang belanja sederhana pun mencapai harga yang selangit."

Di Kota Porto, pawai pengunjuk rasa dimulai sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat dari Lapangan Batalha dan dijadwalkan berakhir di Lapangan Dom João I, lapangan yang sepanjang pekan ini juga menyaksikan gelaran protes terhadap krisis perumahan.

Pedro Manuel, salah seorang penyelenggara protes di kota ini, pada hari Jumat (16/10) mengatakan, "Kami melanjutkan pertemuan rakyat kami dengan dukungan warga biasa dan bertindak independen dari partai politik mana pun. Peserta berasal dari berbagai kelompok, tetapi secara organisasi kami tidak terikat pada satu pun dari mereka."

Ia menambahkan, "Seruan protes ini adalah akibat penyalahgunaan kekuasaan dan cara untuk mengatakan bahwa sudah cukup; krisis ini harus berakhir."

“Seiring meluasnya protes terhadap kenaikan biaya hidup di Eropa, ribuan orang di berbagai kota Portugal pada hari Sabtu turun ke jalan memprotes kenaikan harga, harga perumahan, biaya bahan bakar, dan menurunnya daya beli, serta menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, dan peningkatan layanan publik. Gerakan pembela hak perumahan bersama serikat buruh terkait CGTP menggelar demonstrasi di Lisbon, Porto, dan Coimbra. CGTP mengusung slogan ‘Upah lebih tinggi, pensiun lebih baik, dan layanan publik; melawan kenaikan biaya hidup; jalan baru untuk Portugal’.”