Australia Peringatkan Pecahnya Perang AS-Rusia di Suriah
-
Julie Bishop, Menlu Australia
Menteri Luar Negeri Australia memperingatkan dimulainya perang total antara Amerika Serikat dan Rusia di Suriah.
Julie Bishop, Menlu Australia, Ahad (2/10) dalam wawancara dengan wartawan di Malaysia mengatakan, jika Amerika melanjutkan bombardir terhadap posisi pasukan Suriah di negara itu, maka perang total antara Moskow dan Washington di Suriah tidak bisa dihindarkan.
Ditanya soal dampak pemboman posisi pasukan Suriah oleh Amerika, Bishop menegaskan bahwa masalah tersebut dapat berujung dengan pecahnya sebuah perang total.
"Dunia saat ini sedang menyaksikian perang proxy antara Rusia dan Amerika serta para pemain berpengaruh lainnya di dalam krisis Suriah, akan tetapi Australia terus meminta semua pihak untuk melanjutkan dialog," ujarnya.
Menlu Australia juga mengaku tidak meyakini solusi militer dalam krisis Suriah dan menerangkan, meski demikian salah satu opsi bisa jadi adalah sanksi senjata dua pihak dan menghentikan dukungan senjata kepada pemerintah Suriah di satu sisi, dan kelompok pemberontak di sisi lain, untuk memaksa mereka berunding.
Julie Bishop menjelaskan, saya sendiri menyaksikan langsung dua perundingan terpisah antara Sergei Lavrov, Menlu Rusia dengan John Kerry sejawatnya dari Amerika, dan sepenuhnya terang bahwa kepercayaan di antara kedua negara itu sudah hilang.
Sejumlah negara Arab didukung Amerika dan sekutu-sekutu Baratnya berperan melahirkan kelompok-kelompok teroris di Suriah, meningkatkan intensitas krisis, perang dan pengungsian ratusan ribu orang.(HS)