NATO tidak Ingin Terlibat Operasi Tempur di Suriah dan Irak
Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada konferensi tentang Afghanistan bahwa NATO tidak akan berpartisipasi dalam operasi tempur di Suriah dan Irak.
"NATO tidak akan menjadi bagian dari operasi tempur. Kami sudah mulai melatih personel Irak di Yordania, kita akan segera mulai melatih personel Irak di Irak, dan kami juga akan mulai memberikan dukungan dengan pesawat pengintai AWACS ke koalisi internasional anti-Daesh," kata Stoltenberg, Rabu (5/10/2016) seperti dikutip laman Farsnews.
Berbicara tentang tindakan Aliansi di Afghanistan, Stoltenberg menekankan NATO percaya bahwa memberikan bantuan kepada Kabul untuk memastikan keamanan negara sebagai hal yang lebih penting.
"Seperti yang Anda ketahui, kami sudah mengakhiri operasi tempur di Afghanistan sehingga apa yang kita lakukan sekarang adalah mendukung pasukan Afghanistan," ujarnya dalam sebuah pernyataan menjelang Konferensi Uni Eropa di Brussels untuk membahas Afghanistan. (RM)