Kehadiran Militer Rusia di Suriah, Permanen dan Pangkalannya Ditambah
Dewan Federasi Rusia menyetujui penempatan pasukan Rusia di Suriah secara permanen dan perluasan pangkalan Angkatan Udara negara itu di Hmeimim, Suriah.
Realisasi program ini pasti, karena sebelumnya sudah mendapat pengesahan dari Duma, Rusia.
IRNA (12/10) melaporkan, program Kementerian Pertahanan Rusia untuk menggunakan pangkalan udara Hmeimim dan Tartus, Suriah, dalam jangka panjang, Rabu (12/10) disetujui oleh Dewan Federasi Rusia dan setelah ditandatangani Vladimir Putin, Presiden negara itu, maka akan langsung disahkan.
Kemenhan Rusia, Senin lalu mengabarkan perubahan pangkalan pendukung Angkatan Laut Rusia di Tartus, Suriah menjadi pangkalan yang memiliki kegunaan militer dan operasi, namun harus mendapat persetujuan dari Duma dan Dewan Federasi Rusia.
Keputusan itu diambil setelah penempatan sistem pertahanan rudal S-300 di pangkalan Tartus yang selain untuk menjaga keamanan pasukan Rusia, juga melindungi militer Suriah dari serangan-serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Dalam kesepakatan yang ditandatangani oleh Damaskus dan Moskow disebutkan, unit Angkatan Udara Rusia ditempatkan di pangkalan udara Hmeimim atas permintaan pemerintah Damaskus.
Media-media Rusia sebelumnya, mengutip salah seorang pejabat Kemenhan negara itu mengatakan, Hmeimim akan dilengkapi pusat-pusat perlindungan kokoh bagi jet-jet tempur dan perlengkapan perang canggih Rusia. (HS)