Korsel Akan Tingkatkan Sistem Anti-Rudalnya Sebelum Penempatan THAAD
-
THAAD
Panglima militer Korea Selatan menekankan pentingnya pengokohan kemampuan pertahanan rudal negara ini di hadapan ancaman rudal Korea Utara, sebelum penempatan sistem anti-rudal Amerika Serikat THAAD di Semenanjung Korea.
Yonhap melaporkan, militer Korea Selatan pada Jumat (14/10) dalam sebuah pernyataan menyebutkan, Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan, Lee Sun-jin mengemukakan hal itu saat didampingi Joseph F. Dunford, mitranya dari Amerika Serikat, di Washington.
Disebutkan pula bahwa para pejabat militer kedua negara sepakat untuk mengambil langkah-langkah efektif dan jika diperlukan merespon aksi provokatif Korea Utara.
Lee Sun-jin mengatakan, Seoul dan Washington akan terus melanjutkan kerjasama praktis dan efektif melawan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara termasuk penempatan sistem anti-rudal THAAD di wilayah Korea Selatan.
Menyusul peningkatan program senjata nuklir Korea Utara, pada bulan Juli lalu Amerika Serikat dan Korea Selatan menyepakati penempatan sistem anti-rudal THAAD hingga akhir 2017.
Hanya pada 2016 saja, Korea Utara melakukan dua ujicoba nuklir dan lebih dari 20 rudal balistik.(MZ)